Ruwat Bumi Desa Mariuk Diwarnai Saling Siram Air Antar

PERAKNEW.com – Ruwatan bumi merupakan kegiatan ritual adat petani yang biasanya dilakukan satu tahun sekali dan kegiatan tersebut, menjelang bercocok tanam kembali setelah melewati panen raya. Selain itu, masyarakat petani beranggapan, bahwa hajat bumi atau ruwatan bumi identik dengan Tasyakuran atau perayaan sebagai bentuk rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunianya, sehingga yang dihasilkan bumi berupa hasil dari penggarapan petani, seperti padi, buah-buahan, sayuran bisa menuai dengan maksimal serta harapan ke depan agar lebih baik dari hasil panen ini.

Desa Mariuk, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang merayakan acara ruwatan bumi pada Hari Sabtu, 23 November 2025, berlangsung meriah, dimulai dengan Istigosah atau do’a bersama pada jam 07;00 WIB, kemudian acara dilanjutkan dengan arak-arakan dongdang.

Adapun Dongdang adalah sebuah benda yang dipikul atau diarak yang isinya berupa buah-buahan, padi atau sayuran, bahkan tidak jarang, dongdang diisi dengan nasi tumpeng atau nasi kuning yang menarik di arak-arakan dongdang ruwat bumi ini.

Masyarakat selama acara arak-arakan berlangsung, keliling kampung daerah tersebut, saling sebor air atau saling guyur air tanpa ada rasa marah atau dendam pada siapapun, baik pejabat atau rakyat jelata harus rela di sebor air oleh siapapun.

Dipenghujung acara, kegiatan ruwat bumi di Desa Mariuk ini, adalah pagelaran seni Sandiwara Galu Ajeng Group dari Indramayu. Turut hadir di acara ini, Camat Tambakdahan, Drs. Suhaendi, S.Sos.,M.M., Kapolsek Binong, AKP Asep Rustandi, Danramil Binong, Kapten Czi Suryadi Pw dan warga Desa Mariuk.

Baca Juga : Bupati Garut Lepas Kegiatan Jalan Sehat Peringati HUT ke-80 PGRI dan HGN Tahun 2025

Dalam kesempatan itu, Kades Mariuk, H. Ion Cahyono mengucapkan, “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Mariuk yang telah ikut serta mensukseskan acara ini, demikian kepada aparat desa dan panitia ruwat bumi, saya merasa bangga atas kekompakannya, sehingga acara ini berjalan dengan aman dan tertib,” tuturnya. (Atang S)