Subang Mendapat Nilai CC, Akuntabilitasi Kinerja Intansi Pemerintah Kabupaten/Kota 

oleh

SUBANG, (PERAKNEW).- Kabupaten Subang mendapat nilai CC ( Cukup Baik) berdasarkan hasil Evaluasi Akuntabilitasi Kinerja Intansi Pemerintah Kabupaten/Kota Wilayah Sumatera, Banten dan Jawa Barat oleh Kementrian Pemberdayaan Apatur Negara.

Nilai tersebut disampaikan dalam Penyerahan Evaluasi Akuntabilitasi Kinerja Intansi Pemerintah Kabupaten/Kota Wilayah Sumatera, Banten dan Jawa Barat yang diterima langsung oleh Plt. Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih di Grand Hotel Panghegar Bandung, Rabu, 25/01/2017.

Rata-rata Kabupaten mendapat nilai CC, hanya Kabupaten Karimun, Kota Sukabumi dan Kota Tanjung Pinang yang mendapat nilai BB (Sangat Baik)  dan  yang mendapatt nilai AA (Terbaik) adalah Kota Bandung.

Acara yang di buka oleh Wagub Prov. Jabar, Deddy Mizwar diawali diskusi panel oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil sebagai motivater kinerja dan Walikota yang mendapat nilai kinerja AA.

Ridwan Kamil mengatakan perkembangan dalam pencapaian kinerja  berupa kegiatan dan laporan itu memakai perubahan paradigma penganggaran.

“Untuk Bandung sendiri diterapkan tunjangan penilaian kinerja dengan peningkatan 6000 bobot maksimal yang akan di peroleh oleh masing masing jabatan dengan perhitungan jumlah jam kerja efektif di kali 60 menit dikali jumlah hari kerja dalam 1 bulan” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Apatur Negara Asman Abnur mengatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mempunyai kredebilitas dan kemampuan yang tinggi dalam kecerdasan.

“Kedepan ASN di harapkan menjadi aparatur yang berintelektual, berwawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik,” ungkapnya.

Selain itu Asman menegaskan Penyerahan ini bukan sebagai kompetitif tetapi sebagai motivasi untuk memicu perubahan ke arah yg lebih baik dengan perencanaan yg terintregasi dan terukur, juga pengelolaan data kinerja harus menggunakan teknologi,

“Laporan kinerja dan evaluasi harus dilakukan karena evaluasi kinerja adalah usaha untuk pencapaian kinerja yang baik. Gunaakanlan studi tiru dan e-planing karena merupakan kerja nyata meningkatkan efesiensi pemerintah daerah,” pungkasnya.HUMAS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *