oleh

Peringatan Hari Santri Nasional Ke III, Pemkab Tasikmalaya Raih Penghargaan Rekor MURI

TASIKMALAYA, (PERAKNEW).- Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor dunia, lomba menanak nasi liwet menggunakan kastrol terbayak yang bertempat di lapangan kantor Sekretaris daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (20/10/2018) siang.

Kegiatan lomba tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke III tahun 2018 tingkat Kabupaten yang melibatkan ribuan peserta dari dinas, intansi pemerintah dan santri dari 351 desa sewilayah Kabupaten Tasikmalaya dengan sebayak sekitar 2930 kastrol nasi liwet.

banner 728x90

Piagam penghargaan di serahkan oleh manajer MURI Triyono yang di terima oleh Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto S.IP.

Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto S.IP dalam sambutanya menyapaikan bentuk kegembiraannya yang luar biasa kepada seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya dan para satri yang telah turut mensukseskan kegiatan lomba memasak nasi liwet.

“Terima kasih, terimakasih, terimakasih dengan kegiatan yang luar biasa ini, kita bisa ngaliwet bersama dan mencatatkan diri Kabupaten Tasikmalaya sebagai pemegang rekor dunia. Berharap kedepannya dapat menyelenggarakan acara yang lebih hebat, lebih apresiatif dan bisa mencatatkan rekor rekor yang lain yang lebih baik lagi. ungkapnya.

lanjut Ade. Mengucapkan terima kasih kepada Museum Rekor Indonesia yang telah berkenan datang ke Kab. Tasikmalaya, memberikan kajian penilaian dan semoga kehadirannya dicatat sebagai amal soleh oleh Allah SWT. imbuhnya.

  1. Ade Sugianto menambahkan. Semoga peringatan Hari Santri dapat di tranformasikan menjadi gerakan penguatan faham kebangsaan yang bersintesis dengan keagamaan juga peringatan Hari Santri kita gunakan sebagai revitalisasi etos moral kesederhanaan dan spiritualisme yang melekat sebagai karakter serta pribadi santri menjadi solusi di tengah maraknya korupsi dan merebaknya penyakit sosial.

“Di tengah perkembangan dunia yang sudah di dominasi dunia digital, diharapkan santri mulai menguasai digitalisasi serta IT yang semakin berkembang dan untuk tahun 2019, Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya akan memberikan beasiswa bagi para santri sebagai bentuk perhatian pemerintah bagi santri. pungkasnya.

Penilaian lomba liwet dalam rangka memperingati HSN ke III tahun 2018 terbagi dalam dua kategori yaitu, kategori umum pesertanya yakni dari dinas intansi juga pemerintahan di lingkungan Pemkab Tasikmalaya dan kategori santri.  (Fauzi)

Berita Lainnya