PERAKNEW.com – Proyek Pekerjaan Jembatan Tamlat yang berlokasi di Desa Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menuai keluhan dari masyarakat, pada Minggu (11/1/2026).
Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek, yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa pihak pelaksana proyek kurang memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Seperti diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh CV Brotoseno Jaya dengan nilai anggaran sebesar Rp11.431.216.600,- (Sebelas Miliar Empat Ratus Tiga Puluh Satu Juta Dua Ratus Enam Belas Ribu Enam Ratus Rupiah).
Warga menyebutkan, pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebuah truk dengan Nopol AE 8249 BF bermuatan Buah Kelapa Sawit dilaporkan terbalik saat melintasi Jembatan Darurat pada proyek tersebut, “Sudah beberapa kendaraan yang terbalik dan tersangkut di Jembatan Darurat itu,” ungkap warga.
Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir, insiden serupa kerap terjadi akibat kondisi Jembatan Darurat itu dinilai tidak layak dilalui kendaraan, khususnya kendaraan bertonase berat. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang hingga berjam-jam, karena jembatan tidak dapat dilalui secara normal.
Baca Juga : Awal Tahun 2026 Mengawali Aksi KAMPAK Sikapi Data Bansos Subang
Warga berharap, pihak terkait, baik kontraktor pelaksana maupun instansi berwenang, segera mengambil langkah perbaikan terhadap akses Jembatan Darurat serta melakukan pengaturan lalu lintas yang lebih baik. Hal ini dinilai penting guna mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan. (Haris)






