oleh

Komarudin, Korban Tersengat Listrik di Toko H. Carmadi Butuh Uluran Tangan

Cloud Hosting Indonesia

INDRAMAYU-SUBANG, (PERAKNEW).- Paska musibah kecelakaan kerja yang dialami Komarudin (51 th) warga Kp. Blok Babakan Palasah Rt001/001, Desa Situraja, Kecamatan Gantar Kab Indramayu kini ia tergolek lemas dalam perawatan tim medis RSUD Ciereng. Komarudin mengalami luka bakar yang serius akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat mengerjakan pengecetan tembok toko milik H. Carmadi, Kamis (4/10/2018).

Komarudin, Korban Tersengat Listrik di Toko H. Carmadi Butuh Uluran Tangan

Korban sempat dibawa ke Klinik terdekat, yaitu Al-Irsyad dan dirawat inap selama 5 hari disana. Namun kondisinya malah semakin tidak baik. Meski kondisi makin parah pihak Klinik tidak merujuk korban ke Rs melainkan malah mempersihkan untuk dirawat dirumah saja.

banner 728x90

Selama tiga hari di rawat di rumah, lukanya bertambah parah dimana luka korban malah mengeluarkan bau busuk bahkan keluar belatung. Dengan kondisi seperti itu pihak keluarga semakin khawatir dan bingung apa yang harus dilakukan, sementara ekonomi keluarga korban hanya pas- pasan.

Akhirnya atas dasar laporan dan pengaduan dari saudara H. Ucok Dastin melalui Asep Dian, Tim evakuasi Pasien Gakin Forum Masyarakat Peduli, Jum’at (12/10/2018) langsung meng-evakuasi Komarudin dari rumahnya ke RSUD Ciereng.

Tidak hanya itu, tim juga mendampingi langsung proses pengobatan selama berada di RSUD Ciereng termasuk menerima kuasa untuk menyelesaikan sengketa pertanggungjajwaban biaya dengan pihak yang memperkerjakan korban.

Kini korban sudah diberikan tindakan operasi oleh tim medis RSUD Ciereng dan dalam perawatan untuk pemulihan. Kondisinya kini berangsur membaik, namun dibalik itu keluarga korban tetap was-was, pasalnya pembiayaan pengobatan tidak sedikit, sementara pihak H. Carmadi selaku pemilik Toko selama korban dirawat di RSUD Ciereng baru memberi bantuan sebesar Rp300 ribu itupun melalui transfer.

Keluarga berharap ada donatur yang peduli terhadap penderitaan Komarudin, terlebih kepada pemilik Toko yang sebelumnya menjanjikan bertanggungjawab atas pembiayaan hingga sembuh. Sebagai informasi tambahan untuk biaya makan- minum yang menunggu di RS, termasuk biaya pembelian obat keluarga harus- ngutang sana- sini. (Asep Dian)

Berita Lainnya