PERAKNEW.com – Rumah dinas Bupati Subang yang terletak di Wilayah Subang Utara/Pantura, tepatnya di belakang gedung kantor Pemerintahan Kecamatan Sukasari, Dusun Bugel, Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, kini berubah menjadi bangunan kumuh dan tidak terawat.
Padahal, bangunan ini dibangun dengan menghabiskan anggaran mencapai Rp 3 Miliar. Namun, diduga bangunannya terbengkalai dan menjadi sarang makhluk halus.
Tim Peraknew.com pada Rabu, 24 September 2025, mendatangi lokasi tersebut dan mendapati kondisi yang memprihatinkan. Plafon bangunan sudah Ambrol, penuh debu, kotor dan terlihat sangat tidak terurus.
Lebih miris lagi, petugas kebersihan dan keamanan yang semestinya menjaga bangunan tersebut, dijanjikan gaji sebesar Rp 3 juta per bulan, hingga kini belum pernah menerima pembayaran apapun. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar soal pengelolaan anggaran dan perhatian pemerintah daerah.
Menanggapi kondisi ini, Ketua Umum (Ketum) LSM Forum Masyarakat Peduli Provinsi Jawa Barat (FMP Jabar), Asep Sumarna atau yang akrab disapa Abah Betmen menyayangkan hal tersebut. Ia menilai pembangunan rumah dinas ini sangat mubazir, “Kalau saja uang Rp 3 miliar itu digunakan untuk bedah rumah warga kurang mampu, bisa mencapai sekitar 150 unit. Tentu ini akan jauh lebih bermanfaat dan membawa maslahat bagi masyarakat miskin di Subang,” ujarnya.
Baca Juga : Rekrutmen P3K Subang Diduga Diwarnai Praktik Jual Beli Ijazah Sarjana
Asep Betmen mengajak pemerintah daerah untuk lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola anggaran daerah, agar tidak terjadi pemborosan yang merugikan masyarakat. (HenGun)








