Dua Adik Beradik Di Temukan Mengambang Di Sungai Babakan Cikao Purwakarta

oleh
Dua Adik Beradik Di Temukan Mengambang Di Sungai Babakan Cikao Purwakarta
Dua Adik Beradik Di Temukan Mengambang Di Sungai Babakan Cikao Purwakarta

Dua Adik Beradik Di Temukan Mengambang Di Sungai Babakan Cikao Purwakarta

PURWAKARTA, (PERAKNEW).-Jumat (16/06/2017) warga desa Maracang Kecamatan Babakan Cikao Polres Purwakarta dikejutkan dengan ditemukannya dua tubuh anak lelaki dalam keadaan meninggal dunia di tepi sungai Babakan Cikao Purwakarta.

Wawan, warga desa Purwamekar adalah saksi yang menemukan kedua jenazah tersebut. Ketika ditemukan keduanya sudah dalam keadaan tak bernyawa  mengambang di sungai Cikao. Melihat kejadian itu Wawan langsung melapor kepada kepala desa setempat dan Pihak Kepolisian.

Mendapati laporan dari warga Polres Purwakarta dalam hal ini adalah Unit Identifikasi bersama dengan siaga Reskrim langsung datang untuk memeriksa Tempat Kejadian Perkara, tidak ketinggalan Kapolsek Kota Purwakarta Kompol Adi, bersama anggotanya juga ikut meluncur ke TKP. Sesaat setelah sampai di TKP unit Reskrim dan indentifikasi langsung melakukan identifikasi mayat dan juga mencari keterangan dari beberapa saksi yang diperkirakan ikut mengetahui kejadian tersebut. Sesaat itu juga orang tua korban langsung dihubungi.

Didapatkan informasi bahwa kedua jenazah tersebut adalah kakak beradik yang diduga sedang bermain dipinggir sungai Cikao yang terkenal memiliki kedalaman sungai yang cukup dalam dan arus cukup kuat, sehingga keduanya saat ini diperkirakan meninggal dunia karena tenggelam. Jenazah korban tenggelam atas nama Andi (8 thn) dan Elan (3,5 tahun) langsung dibawa oleh orang tuanya yaitu sdr Agus Heryadi (47 Thn). Saat itu pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menganggap kejadian ini adalah musibah. Dan atas dasar hal itu pula pihak Kepolisian langsung menyerahkan kedua jenazah tersebut kepada orang tua Korban.

Tidak cukup sampai disana, pihak Kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan atas meninggalnya dua orang kakak beradik tersebut, dan untuk kepentingan penyelidikan pihak Kepolisian melakukan interogasi terhadap saksi saksi dan membawa beberapa data ke kantor Kepolisian untuk tindakan lebih lanjut.

Mudah-mudahan kejadian ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita sebagai orang tua untuk selalu memperhatikan dan menjaga buah hati kita agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan. Selain itu ditekankan kepada kita semua untuk bisa peduli terhadap sesama, jika ditemukan adanya anak anak yang bermain di tempat yang berbahaya agar diingatkan dan bila perlu menyuruh mereka untuk kembali ke rumahnya, atau bahkan menghubungi orang tua mereka jika kenal. Ini semua semata mata bagi kebaikan dan keselamatan kita bersama. Red/Hum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *