oleh

Kecewa Tak Diapresiasi Pemkab Subang, Ririn Atlet Pencak Silat Hengkang ke Majalengka

PERAKNEW.com – Dua pesilat putri andalan Indonesia, Ririn Rinasih dan Riska Hermawan, berhasil menyumbangkan medali emas pertama dari Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat di Ajang SEA GAMES ke-31 Vietnam mengalahkan pasangan tuan rumah, pada Rabu (11/05/22).

Dan ternyata, satu diantara dua pesilat putri tersebut, yakni Ririn Rinasih, merupakan putri asli Kabupaten Subang.

Kemenangan Medali Emas tersebut, masih ramai diperbincangkan terutama di kalangan para penggemar dan Simpatisan Seni Bela Diri Persilatan .

Kecewa Tak Diapresiasi Pemkab Subang, Ririn Atlet Pencak Silat Hengkang ke Majalengka2

Namun kali ini yang menjadi bahan perbincangan di kalangan Masyarakat Subang, bahwa Ririn Rinasih bukan utusan dari Subang melainkan utusan langsung dari Kabupaten Majalengka, karena Ririn sudah menjadi Penduduk Kabupaten Majalengka.

Sehingga banyak warga Subang mempertanyakan penyebab Gadis berprestasi tersebut memilih pindah ke Majalengka.

Untuk memastikan kebenarannya atau tidak terkait Ririn Rinasih yang pindah kependudukannya ke Majalengka dan mewakili Majalengka, Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Indonesia di SEA Gemes ke 31 di Vietnam.

Seperti dilansir pada Info Jawara.com, bahwa Ririn Rinasih yang dilahirkan di Desa Pangsor, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang ini, mulai belajar Seni Beladiri Silat sejak Kelas 4 SD melalui kegiatan Extra Kuli Kuler atau Muatan Lokal (Mulok).

Adapun Perguruan yang mengajarkan Seni Bela Diri Silat di Sekolahnya dari Perguruan Ciung Wanara dan dilatih oleh Nendi dan kawan-kawan.

Belajar Seni Bela Diri Silat di Paguron Ciung Wanara hingga ketingkat SMA dan dilatih langsung oleh Guru Besar Paguron Ciung Wanara, Ruhiya Sudrajat.

Ririn mengaku pertama mendapatkan Kejuaraan ketika di Gelar Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kabupaten Subang, dia mewakili Kecamatan Pagaden dan berlanjut sampai saat ini.

Baca Juga : Tambahan Medali Emas Untuk Indonesia Di Raih Atlet Dayung SEA Games

Dari dulu sampai Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua kemarin, “Saya belum pernah mewakili daerah manapun selain Kabupaten Subang.
Saya sangat kecewa mendengar berita, bahwa saya pernah mengikuti Porda Bogor 2018 mewakili Kabupaten Majalengka yang pada kenyataannya saya tidak mengikuti pertandingan tersebut, baik mewakili Kabupaten Subang maupun Majalengka dikarenakan adanya batasan usia sampai 21 tahun dan Atlet yang mengikuti PON Jabar tidak bisa mengikuti pertandingan tersebut.
Saya bisa mengikuti PON saat digelar di Jabar, waktu itu karena saya mengganti pasangan Atlet yang dari Majalengka untuk mewakili Jabar, namun saya tetap masih menjadi Atlet Subang sampai di PON Papua kemarin,” tutur Ririn.

Namun lanjut Ririn, “Setelah kepulangan saya di Papua, saya tidak mendapatkan apresiasi apapun dari Kabupaten Subang sendiri, sehingga saya mengajukan surat mutasi kepada IPSI dan KONI Subang untuk pindah status menjadi Atlet Majalengka, namun setelah 2 kali mengajukan mutasi tersebut, tidak ada kejelasan, sampai akhirnya saya memutuskan untuk pindah kependudukan di Daerah Majalengka dan SEA GAMES Vietnam sekarang saya mewakili Kabupaten Majalengka,” terangnya.

Baca Juga : Pencak Silat Ganda Putri Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2021

Menyikapi masalah tersebut hingga berita ini dibuat, Perak belum sempat konfirmasi ke pihak terkait dalam hal itu, Lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. (Hendra/ Net)

Facebook Comments

Berita Lainnya