Isu Premanisme dan Pemalakan adalah Hoax, Ketua Kartar Desa Sukamandijaya adalah Sosok Motivator dan Ianspirasi Untuk Kartar Desa Lainnya

PERAKNEW.com – Paska kasus dugaan pengeroyokan di Desa Sukamandijaya Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang, mencuat dan memunculkan berbagai spekulasi sesat dan menyesatkan, sehingga mengesampingkan praduga tak bersalah dan menjudge seseorang bersalah, padahal seperti kita ketahui bersama bahwa penentuan salah dan benar itu ada pada palu hakim kelak dipersidangan.

Apalagi peran Ketua Karang Taruna dan Sekretarisnya (Hendra dan Galang) dalam peristiwa tersebut adalah hanya melerai keributan tidak melakukan pemukulan terhadap korban dan bahkan upaya yang dilakukan Ketua Karang Taruna dengan mendatangi rumah kepala Desa bermaksud agar kesalahpahaman dengan korban tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah yang difasiltasi oleh Kepala Desa, namun sayang tidak direspon dan akibatnya terjadilah keributan tersebut.

Terlebih menurut keterangan Galang, bahwa pada saat peristiwa tersebut terjadi dirinya dan Ketua Karang Taruna datang belakangan untuk melerai, bahkan dirinya tak sempat turun dari motor situasi sudah ramai warga berdatangan, sehingga dirinya dan yang lainnya lebih memilih balik kanan.
Yang lebih mirisnya, ada salah satu yang diduga pelaku tertinggal dilokasi Tempat Kejadian Perkara dihakimi massa termasuk disebutkan oleh terduga pelaku yang juga menjadi korban pelaku pemukulan tersebut pelakunya adalah tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga : Buntut 2 Wartawan Diculik, Ratusan Wartawan Demo Mabes Polri dan Kemendagri

Akibat dari tindakan main hakim sendiri tersebut pelaku sekaligus korban mengalami luka pada bagian jari tengah nyaris putus dan bakal cacat seumur hidup akibat sabetan senjata tajam berupa samurai, bengkak dilengan kanannya diduga tulangnya retak serta luka sayatan dibagian kepala. Sementara korban atau pelapor hanya mengalami luka memar dan banyak warga yang melihat sehari paska kejadian dapat beraktifitas sebagaimana biasanya.

Isu Premanisme dan Pemalakan adalah Hoax, Ketua Kartar Desa Sukamandijaya adalah Sosok Motivator dan Ianspirasi Untuk Kartar Desa Lainnya1

Terkait hal tersebut Irianto Ibrahim Ajie yang akrab disapa Yanto Akew ketua Karang Taruna Kecamatan Ciasem sekaligus mewakili Karang Taruna Kabupaten Subang memberikan pernyataan soal sepak terjang ketua Karang Taruna Desa Sukamandijaya, dikatakannya bahwa sejak dibawah kepemimpinan Hendra Sunjaya Karang Taruna Desa aktif dan maju dalam kegiatan-kegiatan sosial masyarakat.

Masih menurut Yanto, bahwa terkait framing itu lebih kepada subyektifitas tergantung mereka melihat dari sudut pandang mana, kalau orang yang tidak suka, kebaikan apapun akan nampak buruk.

Baca Juga : Oknum Guru SMPN 1 Sindang Maki-Maki Murid Diduga Korban Pencabulan, Bupati Indramayu Diminta Sidak

Lebih jauh Yanto menjelaskan, bahwa Hendra ini adalah sosok anak muda yang potensial dan cenderung bijak, Yanto bangga yang mana Hendra juga bisa mengkonsolidasikan lintas pengurus Desa sekaligus dapat membantu tugasnya di Kecamatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga Desa Sukamandijaya dibawah kepemimpinan Hendra kegiatannya aktif dan masif.

Sementara terkait dengan kasus dugaan pengeroyokan, Yanto menandaskan bahwa sepengetahuannya Hendra bukan tipe orang suka berkelahi dia cenderung bijak dan kerap bisa menyelesaikan perseteruan antara teman-temannya. Yanto menyayangkan Kejadian ini, namun ia pun heran kejadian ini bisa terjadi dan ia merasa kurang yakin Hendra terlibat dalam kasus ini, karena Yanto yakin Hendra itu baik dan cenderung pendiam.

Ditambakan Yanto, Seharusnya masalah ini bisa diselesaikan dibawah secara musyawarah yang difasilitasi oleh kepala Desa yang notabene adalah sebagai Pembina teknis Karang Taruna, apalagi kebetulan korbannya adalah masih mitra kerjanya kepala Desa dan seyogyanya sebagai pemimpin, sebagai pengayom masyarakat respect untuk dapat menyelesaikan masalah ini di bawah. Hal senada juga diungkapakan Ketua Karang Taruna Desa Ciasem Tengah Sutiman, Ketua Karang Taruna Desa Ciasem Hilir, Ali Sadikin didampingi Ketua katang Taruna Desa Dukuh M. Husen dan Ketua Karang Taruna Desa Ciasem Girang Agus Mubarok.

Baca Juga : TKW Asal Subang Meninggal di Malaysia, Keluarga Mohon Jenazahnya Segera Dipulangkan

Menurut mereka, dengan adanya Hendra Organisasi yang tadinya pasif dengan selalu memotivasi kepada rekan Karang Taruna Desa-desa se-Kecamatan Ciasem menjadi sering mengadakan kegiatan-kegiatan sosial seperti sunatan massal, santunan anak yatim dan jompo dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. “Hendra itu sebagai motivator atau mentor untuk rekan Karang Taruna se-Kecamatan Ciasem,” ungkap mereka.

Menanggapi isu premanisme, pemalakan mereka tidak percaya karena menurut mereka ketika Hendra bertandang ke Karang Taruna Desa lainnya yang diobrolkan selalu masalah sosial dan kemanusian, jadi sangat tidak percaya dengan isu miring tersebut.
“Berita miring tentang kang Hendra bagi saya itu hoax, karena selama ini semenjak ada Hendra sebagai Ketua Karang Taruna Desa Sukamandijaya Justru bagi kami banyak memberikan inspirasi dan motivasi tentang kemandirian, berbuat sosial kemasyarakatan. Tentunya hal ini ada bukti seperti kegiatan bersama yakni, santuan anak yatim dhuafa, donor darah, kerja bakti dan semua itu ada bukti dokumentasinya,” tutur Ali Sadikin.

Ditempat terpisah, Ketua RT 31 Dusun Marguluyu Timur Desa Sukamandijaya Subandi menyatakan dengan tegas bahwa tindakan premanisme atau pemalakan tidak ada kaitannya dengan anak-anak Karang Taruna Desa Sukamandijaya, ”itu adalah ulah dari sekelompok anak muda diluar anak Karang Taruna” tegasnya.

Baca Juga : Rumah Sakit PMC Kebanjiran Pasien, Ruang Tunggu Kehabisan Tempat Duduk

Ditambahkan Subandi, bahwa kalaupun ada itu sifatnya permintaan sumbangan untuk kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan Karang Taruna. Karena menurut pantauan Subandi anak-anak Karang Taruna Sukamandijaya sering mengadakan kegiatan yang bersifat sosial. (Tim Redaksi)