PERAKNEW.com – Jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Subang ada sebanyak 83.400 (Delapan puluh tiga ribu empat ratus). Atas hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kab. Subang, Dadan Erwansyah H merencanakan tiga program dalam rangka meningkatkan para pengusaha mikro kecil dan menengah tersebut, yang belakangan ini terlihat melemah.
Dadan Erwansyah H, ketika ditemui Perak di ruang kerjanya menuturkan, “Saya setelah mengamati dan menganalisa terkait keberadaan UMKM di Kabupaten Subang sesuai data sebanyak 83.400 lebih ini perlu adanya bimbingan secara teknis, agar para UMKM itu dapat lebih meningkatkan penghasilannya, sehingga dapat meningkatkan tarap hidup keluarganya,”tutur nya.
Lanjut Dadan berharap, mudah-mudahan tiga program yang direncanakannya ini dapat terealisasikan, yakni program pertama di sebut program Ngawuduk (Ngawujudkeun dunia usaha kreatif), misalnya menjual nanas jangan hanya buahnya saja, akan tetapi pengolahannya juga dikembangkan, seperti dibuatkan sele nanas, seratnya juga dapat dibuat apa saja yang memiliki nilai ekonomi.
Program kedua, Ngalotek (Ngayaken lokasi dan tata letak), yaitu para UMKM harus diberi tempat atau lokasi untuk memasarkan penjualannya, seperti di rest area yang di fasilitasi pemerintah.
Program ketiga,Ngadigi (Ngadigitalken) karena jaman sekarang sudah jamannya digitalisasi, sehingga segala sesuatu lebih cepat melalui digital, terutama dalam pemasaran dan rencana program itu yang sudah sempat disampaikan kepada Wakil Bupati Subang.
Baca Juga : Pasokan Listrik PLN Andal, Rangkaian Peringatan HUT RI Berlangsung Khidmat dan Meriah
Diungkapkan Dadan, programnya itu disambut baik oleh Wakil Bupati Subang, “Namun menurut wakil bupati, untuk mewujudkan hal itu tidak bisa menggunakan APBD, karena keterbatasan anggaran, jadi solusinya, bagaimana kita membuat jaringan dengan kementerian dan itu sudah kami coba, namun belum ada titik terang,” ungkapnya. (Jat S)








