oleh

UPTD Pengairan KBB Janji Tindak Bangunan Permanen Ilegal

KBB, (PERAKNEW).- Bangunan- bangunan liar berdiri diatas tanah pengairan. Tentunya dampak dari bangunan tersebut, bisa menimbulkan bencana, khususnya banjir. Karena tanah yang seharusnya menjadi serapan air kini sudah berubah menjadi bangunan permanen yang dijadikan tempat usaha untuk kepentingan pribadi.

Menyikapi masalah itu, entah sudah menjadi kebiasaan atau memang tidak tahu. Walau laporan dari masyarakat kerap disampaikan, namun tidak pernah didengar oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), seolah menutup mata, atau bisa disebut, laporan masyarakat telah masuk dari telinga kiri, namun keluar lagi melalui telinga kanannya. Dan hingga saat ini tidak ada tindakan tegas sama sekali dari Pemkab BB atas pelanggaran tersebut.

Kepala UPTD Pengairan, Neddi mengatakan, “Semua bangunan yang ada diatas tanah negara, tanpa ada ijin dari pemerintah, akan saya tindak, sebetulnya dari pemerintah sudah memberikan ultimatum, tapi masyarakat sepertinya tidak menggubris dan secepatnya akan saya cros chek ke lokasi,” ujarnya berjanji, Kamis (8/3/18).

Sementara itu, Kepala Bidang Aset KBB, Asep Sudiro, S.H., mengatakan, “Saya hanya menerima laporan saja, kalau memang ada tanah irigasi dibangun permanen oleh masyarakat, saya minta foto lokasi berikut alamatnya dan secepatnya akan saya koordinasikan sama dinas terkait untuk di cros chek ke lokasi,” dalihnya. Rushendi

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya