Terkait Kasus Gratifikasi, LSM FMP minta, KPK Seret Pejabat SKPD KBB

oleh -80 views
Terkait Kasus Gratifikasi, LSM FMP minta, KPK Seret Pejabat SKPD KBB

KBB, (PERAKNEW).- Setahun yang lalu, 10 April 2018 Bupati Bandung Barat, Abu Bakar dijemput penyidik KPK di Rumah Sakit Boromeus, Kota Bandung usai menjalani kemo terapi.

Abu dijerat Undang Undang Tipikor karena memintai uang ke sejumlah pejabat SKPD KBB untuk kepentingan pencalonan isterinya Erlin Suharliah sebagai Bupati Bandung Barat periode 2018 – 2023. Dan saat itu KPK menyita uang sebesar Rp. 435 juta.

Berkaitan dengan hal tersebut, dari hasil pengembangan ada beberapa nama pejabat SKPD lainnya yang terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya Kepala Dinas Perindag, Weti Lembanawati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Hadiyoto dan Kepala BKD, Asep Hikayat, sebagai pemberi dan penerima hadiah atau janji lepada Abu atas jabatan yang mereka duduki.

Dalam pemeriksaan lanjutan, KPK menghadirkan sejumlah saksi pejabat SKPD lainnya, selajutnya tercatat ada 14 orang pejabat SKPD setingkat kepala dinas yang terindikasi turut terlibat dalam kasus gratifikasi tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Peduli (FMP) KBB, meminta KPK secepatnya menindaklanjuti dugaan terindikasinya ke 14 pejabat yang terlibat dalam kasus gratifikasi tersebut.

“Kalau sudah ada kata atau bahasa teridikasi, artinya ada sedikit temuan atau bukti keterlibatan mereka yang ke empat belas orang itu. Untuk itu, saya meminta KPK segera untuk menindaklanjuti pemeriksaan terhadap mereka dan meyeretnya jika terbukti terlibat, agar tidak menjadi pertanyaan publik.” Tutur Ketua LSM FMP, Rushendi kepada Perak saat ditemui dirumahnya. (Guyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *