SUBANG-JABAR, (PERAKNEW).- Kabupaten Subang kembali lagi menerima penghargaan Kabupaten Terkreatif tingkat Provinsi Jawa Barat. Penyerahan piagam penghargaan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam acara Awarding Night Of Creative Cities Of West Java, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis malam (2/5/19).
Penghargaan juga diterima oleh 12 (dua belas) kabupaten/kota lainnya yang ada di Jawa Barat, yaitu Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kab. Purwakarta, Kota Depok. Kota Cimahi, Kota Sukabumi, Kab. Garut, Kab. Sumedang, Kab. Bandung dan Kab. Majalengka.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., dan Kadisparpora Subang, Drs. H. Ugit Sugiana, M.Si., serta para tokoh kreatif Subang, yaitu Subang creative Hub, Komunitas Radio dan MC, Adri IT, Bastian Komunitas Lukis, Didid Siluet, Dede Yogi Designer Batik Subang, Haris komunitas Bambu.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam sambutannya menyampaikan, “Kami diam-diam meneliti dan menilai dalam pemeringkatan indeks kreatifitas dan Alhamdulillah dari 27 daerah terpilih 13 daerah tertinggi. Kita ingin kegiatan kreatif ini bisa mewujud pada nilai-nilai ekonomi, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini.
Selanjutnya, ke-13 daerah ini akan mendapatkan prioritas bantuan anggaran dari Pemprov Jabar. Emil mempersilahkan daerah tersebut, untuk mengajukan bantuan terkait peningkatan ekonomi kreatif, “13 daerah ini akan mendapatkan prioritas anggaran dari Pemprov Jabar, silakan ajukan mau apa terkait peningkatan ekonomi kreatif, karena letupan energinya sudah ada,” ujar Emil.
Menurutnya, di 13 daerah ini sudah banyak aktivitas publik ekonomi kreatifnya. Untuk itu, pihaknya juga akan memprioritaskan membangun gedung kreatif center, “Tentunya juga diprioritaskan mendapat gedung kreatif center tinggal lahannya tolong disiapkan, minimal 3000 meter persegi, memadai nanti kita, bangunkan dari dana provinsi,” ucapnya.
Emil meminta gedung kreatif center tersebut, nantinya diramaikan oleh aktivitas kreatif anak muda, “Tempat (gedung kreatif center) itu nanti tolong diramaikan untuk kegiatan kreatif anak-anak muda, misalnya melatih skil yang bernilai ekonomi,” terang Emil.
Dirinya juga berpesan, bahwa setiap daerah harus mempunyai minimal tiga identitas ekonomi kreatif yang menjadi unggulan, “Misalnya animasi di Kota Cimahi, bambu di Garut dan lainnya. Jenis ekonomi kreatif itu seperti desain, arsitektur, televisi dan film, animasi, kuliner, musik, seni budaya dan masih banyak lagi,” jelas Emil.
Dengan begitu bila disatukan, akan menjadi keluarga besar Jawa Barat yang setiap daerahnya memiliki kekhasan tertentu. (Hum)






