Pemdes Kandangmukti Bantu Realisasikan Program CBP Kepada Ratusan Warganya

BERITA UTAMA, GARUT, RAGAM1,908 views

PERAKNEW.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kandangmukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut bantu realisasikan program Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 338 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Desa Kandangmukti yang tersebar pada 21 RT dan 5 RW.

Pembagian cadangan beras pemerintah berlangsung di Aula Desa Dayeuh Manggung, Senin (11/8/2025) dihadiri langsung oleh tiga pilar Desa, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kandangmukti untuk edisi Juni-Juli 2025, setiap KPM menerima beras seberat 20 Kg per KPM.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa (Kades) Kandangmukti di ruang kerjanya menyampaikan, bahwa untuk tahun 2025 ada pengurangan jumlah KPM saat ini sejumlah 338 KPM se-Desa Kandangmukti.

Lanjut Kades, program ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, “Kami atas nama masyarakat Kandangmukti berterimakasih kepada pemerintah pusat yang telah merealisasikan program bantuan beras ini, akan tetapi ada pengurangan keluarga penerima manfaat, itu bukan kami,” ujarnya.

Ia berharap, kedepannya masyarakat Desa Kandangmukti yang telah diinventarisir/didata sesuai data dan fakta di lapangan yang telah diajukan melalui pendamping baik PKH maupun pendamping BPNT dapat terakomodir dan ada penambahan lagi sesuai dengan yang telah diajukan.

Baca Juga : Gubernur DKI Jakarta Lantik 59 Pejabat Eselon II, Diduga Ada Kongkalikong Kecurangan Pimpinan DPRD Dan Sekda DKI Jakarta

Menurut Kades Kandangmukti, bahwa tujuan dari Program Cadangan Beras Pemerintah (CBP) memiliki beberapa tujuan utama, antara lain : Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan, XBP digunakan untuk mengatur pasokan beras di pasar, sehingga harga beras dapat tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

Membantu Masyarakat Berpendapatan Rendah, CBP disalurkan sebagai bantuan pangan kepada masyarakat berpendapatan rendah, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Mengantisipasi Krisis Pangan, CBP dapat digunakan sebagai cadangan pangan saat terjadi krisis pangan, seperti bencana alam atau kekurangan pasokan pangan.

Mendukung Swasembada Pangan, CBP juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan produksi pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan.

Baca Juga : Soal APBD Rp200 M & Pengangkatan Pj Sekda, Bupati Polman Didesak Mundur Dari Jabatannya

Mengatasi Fluktuasi Harga Pangan, CBP dapat digunakan untuk mengatasi fluktuasi harga pangan di pasar dengan cara melepaskan stok beras ke pasar saat harga tinggi atau menyimpannya saat harga rendah. (Herna Susilawati)