Pekerjaan Perkerasan Jalan DD Pabean Ilir Diduga Diselewengkan

Indramayu2,435 views

INDRAMAYU, (PERAKNEW).- Pekerjaan Perkerasan Jalan Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) tahap II (dua) Tahun Anggaran (TA) 2021 diduga diselewengkan.

Pasalnya, papan informasi yang dipasang di dua titik lokasi pekerjaan beda-beda nilai anggrannya, padahal dua titik pekerjaan tersebut, satu paket pekerjaan pengerasan jalan, hanya saja lokasi kerjaannya tersebar, “Untuk papan informasi yang terpasang di jalan blok Koncong nilai anggrannya sebesar Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sedangkan papan informasi yang terpasang di blok Tambak Nartem nilai anggrannya mencapai sebesar Rp 220.000.000,- (dua ratus dua puluh juta rupiah),” ungkap Manyan selaku masyarakat dan sekaligus sebagai LSM IK (Inovasi Kemaslahatan).

Dia juga mengatakan, “Bukan nilai anggarannya saja yang diduga diselewengkan, tetapi juga pekerjaan perkerasan jalan diduga dikerjakan asal-asalan dan di mark-up belanjanya, karena batu dasar untuk perkerasan jalan yang dipakai batu putih yang harganya lebih murah dari batu hitam (batu kali) dan pekerjaan tersebut baru beberapa hari dibangun sudah terlihat amburadul. Kepala Desa Pabean Ilir, H Sondari diduga ingin mengambil keuntungan besar dalam mengerjakan pengerasan jalan tersebut, yang nilai anggrannya mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Manyan juga menegaskan, “Dengan adanya temuan kami atas dugaan nilai anggaran diselewengkan dan dugaan bangunan perkerasan jalan anggaran dari Dana Desa tahap dua dikerjakan asal-asalan. Saya LSM IK bersama FMP (Forum Masyarakat Peduli) Jabar akan menindaklanjuti dan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tegasnya.

Sementara, Hj Sondari (Kepala Desa Pabean Ilir) saat dikonfirmasi Perak diruang kerjanya, Rabu (6/10/21) mengatakan, “Pekerjaan perkerasan jalan yang bersumber dana dari DD tahap dua, saya sudah mengerjakannya sesuai aturan. Bahkan untuk di RAB (Rencana Anggaran Belanja) pekerjaan perkerasan jalan tersebut, yang tertulis di APBDes hanya batu saja. Sudahlah mas kita mitra saja bikin berita bagus atau berita pengangkatan saja dan nanti juga saya akan bangun kantor desa, anggarannya dari Banprov dari dana desa juga,” ucapnya. (Sono)