INDRAMAYU, (PERAKNEW).- Pekerjaan Jalan Rigid Beton Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat diduga asal-asalan dan dikerjakan penuh kecurangan.
Pasalnya, saat pekerjaan tersebut dikerjakan tampak batu koral yang digelar di badan jalan, ketinggian batu itu, dari dasar pemasangan bagesting ketinggiannya mencapai antara 10 Cm sampai 12 Cm, “Oknum Pelaksana/ kontraktor diduga curang dalam mengerjakan pekerjaan jalan Rigid beton tersebut karena disamping dalam jalan digali sepanjang pemasangan bagesting dan ditutupi plastik biar tampak tidak terlihat galian tersebut,” ujar Ketua Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jabar Cabang Indramayu, Sono.
Menurutnya, dugaan kecurangan pekerjaan jalan rigid beton bukan galian disamping bagesting saja, tapi juga pada saat pengecoran berlangsung, pekerja langsung menggali badan jalan pakai lincung dan cangkul yang diduga kuat buat koring, “Dugaan kecurangan pekerjaan jalan Rigid Beton Desa Karanganyar jelas didepan mata, karena saat kecurangan itu dilakukan tiem kami sedang investigasi ada di lokasi pekerjaan, dan saya lihat galian samping bagesting ketika pengecoran berlangsung tampak pekerja langsung ambil beton pakai cangkul untuk menutupi galian tersebut,” ungkapnya.
Di lokasi pekerjaan tersebut, juga tidak dipasang papan informasi dan tidak adanya pengawas dari dinas terkait, “Ini sudah cukup jelas dugaan kecurangan dalam mengerjakan proyek tersebut oknum pelaksana/kontraktor ingin memberkaya diri mengambil keuntungan besar,” katanya.
Sono juga menegaskan, dengan adanya pekerjaan jalan rigid beton diduga curang dan dikerjakan asal-asalan, “Kami minta Dinas PUPR maupun Aparat Penegak Hukum segera mengusut tuntas pekerjaan jalan Rigid Beton Desa Karanganyar tersebut, karena diduga sudah merugikan uang negara,” tegasnya.
Sementara, menurut Aryan, selaku pekerja saat ditemui di lokasi pekerjaan, pada Jum’at (8/10/21) mengatakan, “Saya hanya pekerja tidak tau menau dan saya hanya disuruh untuk menjaga pekerjaan ini, terkait papan informasi iya tidak ada, tidak dipasang dan panjang pekerjaan jalan ini nilai anggarannya sedikit karena panjangnya 200 Meter,” ujarnya. (Waryanto)






