Merasa Diremehkan Oleh DPRD Subang, GOPS Ancam Gelar Unras Berkekuatan Besar

oleh
Merasa Diremehkan Oleh DPRD Subang, GOPS Ancam Gelar Unras Berkekuatan Besar

SUBANG, (PERAK).- Puluhan Masa Ormas, LSM dan Wartawan se- Pantura Subang yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Pantura Subang (GOPS) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Subang, Senin (15/01/2018).

Kedatangan sejumlah massa yang tergabung dalam GOPS ini atas undangan DPRD Subang untuk beraudiensi, menindaklanjuti aksi solidaritas yang dilakukan GOPS, pada Hari Jum’at (05/01/2018) lalu untuk membahas perkara penganiayaan dan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh Oknum Kades Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang terhadap salah seorang wartawan di Pantura Subang.

Akan tetapi, setelah menunggu hingga beberapa jam lamanya, tak satupun pejabat DPRD Subang muncul di ruang sidang paripurna gedung DPRD Subang untuk menemui dan beraudensi dengan GOPS.

Nyatanya, kedatangan mereka terkesan diremehkan oleh Ketua DPRD Subang, Ir. Beni Rudiono, dia lebih mementingkan bertemu dan menerima rombongan dari Sumedang diruangannya, yang konon membawa investor/ bisnis.

Koordinator GOPS, Ade Saepuloh secara tegas menyatakan, batalnya audiens hari ini menunjukkan karakter pejabat di Kabupaten Subang yang tidak peduli terhadap masyarakatnya, “Sudah bukan rahasia lagi, kita sebagai kontrol sosial seringkali tertutup untuk mendapatkan informasi dari SKPD dilingkungan Kabupaten Subang. Maka hari ini, kami datang memenuhi undangan audiens dari DPRD, untuk mendapatkan komitmen dari pemkab Subang, terkait kekerasan terhadap wartawan” tegasnya.

Menurut Ade, tujuan audiens kita adalah bertemu dengan Pimpinan DPRD, Kapolres, Kajari dan Bupati Subang. Kedatangan kami atas undangan mereka dan kami mau menyampaikan aspirasi dihadapan para wakil rakyat dan pejabat pemkab Subang. Kami, GOPS tidak pernah main-main menyikapi permasalahan ini dan kita akan lakukan konsolidasi untuk melakukan aksi yang lebih besar,” jelasnya menandaskan.

Sementara itu, Ketua Umum LSM Forum Masyarakat Peduli (FMP), Asep Sumarna Toha yang juga hadir di gedung wakil rakyat mengatakan, dirinya merasa terharu dengan kebersamaan yang dibangun oleh teman-teman GOPS.

Asep yang asli Putra Pantura ini sangat mendukung dan turut serta dalam pergerakan GOPS. Dan mengecam perilaku Para Pejabat Subang, yang tidak mau menemui untuk beraudiensi dengan teman-teman GOPS, “Ditengah kesibukannya, teman-teman mau menyempatkan waktu dan hadir memenuhi undangan audiens ini, akan tetapi wakil rakyat dan bupati tidak menemui mereka. Kenapa, tadi tidak disegel saja, pintu gedung dewannya,” tutur pria yang akrab disapa Asep Betmen ini. (Hamid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *