oleh

Kejati Bengkulu Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi

BENGKULU, (PERAKNEW).- Mantan Sekretaris Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu berinisial RD langsung ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan di Rutan Manna sepanjang 20 hari kedepan.

Penyidik juga menetapkan staf Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) SA sebagai tersangka

Tetapi tersangka SA hingga sampai kini belum ditahan disebabkan tersangka masih berada diluar kota serta baru akan dilakukan penahanan setelah lebaran idul fitri.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu Ristianti Andriani berkata, dalam kasus ini kedua tersangka diduga telah memotong uang saku serta transportasi partisipan sosialiasi pengawasan pemilu jadi Rp. 100.000 dari yang seharusnya diterima yaitu Rp. 245.000.

Tidak hanya itu, tersangka juga melakukan penyalahgunaan kegiatan anggaran pengadaan perlengkapan kantor Penyelenggara Pengawas Kecamatan (Panwascam), dengan total anggaran mencapai Rp. 4.000.000.000.

Penyidik kejaksaan saat ini tengah melakukan audit kerugian negara dalam kasus ini.

Kedua tersangka dijerat pasal 2 dan 3 ayat 1 undang- undang tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman minimal diatas lima tahun penjara. (Red)

Facebook Comments

Berita Lainnya