Nanang didampingi istrinya, Ny. Wiwin saat ditemui usai melaksanakan penyoblosan mengatakan, “Alhamdulillah dari mulai DCS, DCT, saya selalu berjuang gesrud di lapangan berkunjung dan bertatap muka dengan masyarakat di wilayah Dapil II, yakni di Kecamatan Padakembang, Leuwisari, Sukaratu, Cisayong, Sukahening dan Rajapolah juga sampai titik TPS ini saya menyoblos. Mudah-mudahan karena saya merupakan asli putra Sukahening, mantan kepala desa dan ini merupakan kampung tempat kelahiran, masyarakat melihat tentang kinerja selama 12 tahun menjadi kepala desa dan itulah pengalaman saya mana kala terpilih nanti,” ungkapnya.
Adapun Visi dan Misi yang disampaikannya, “Dapil II berbasis sarana tempat peribadahan, infrastuktur, mengangkat potensi desa, yakni nata lembur dan berbenah untuk kemaslahatan mayarakat,” ungkapnya.
Sementara, Ketua KPPS TPS 10, Demirel Arapat menyampaikan, jumlah DPT sebayak 268 orang dan jumlah kehadiran hingga pukul 12.00 Wib mencapai 211 orang atau sudah mencapai sekitar 80 persen tingkat kehadiran, “Antusias masyarakat sangat bagus, mudah-mudahan berjalan dengan lancar dan dalam proses pelaksanaan mencoblosan tidak ada kendala, namun cuma ada kesalahan yang melipat sehingga mengakibatkan surat suara sobek dan sudah di masukin ke dalam kotak suara,” pungkasnya.
Salah seorang anggota PPS Desa Cileuleus, Kec. Cisayong saat ditemui di kantornya, Jum’at (19/04/2019) menyapaikan data kepada Perak, bahwa Caleg nomor urut 4, Nanang memperoleh sebayak 508 suara mengungguli 6 kandidat Caleg lainnya dari PDI Perjuangan.
Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang anggota PPS Desa Banyurasa, Kec. Sukahening, khususnya di TPS 10 tempat mencoblosnya, Nanang meraih kemenangan telak dengan meraih sebayak 155 suara dan perolehan suara sementara sebayak 1014 suara, karena di Desa Banyurasa belum semuanya selesai dalam perekapannya.
Menurut informasi yang berhasil di himpun Perak, dari para tim sukses yang berhasil di temui di rumah Nanang menyampaikan, bahwa perolehan sementara suara Caleg nomor 4 Nanang Romli mencapai sekitar 7.000 suara, “Saya ucapkan terimakasih kepada pihak Bawaslu, TNI, Polri maupun yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang telah bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugasnya dan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal saat menjalankan tugas mulianya,” ujar Nanang kepada wartawan, saat ditemui di rumahnya, Minggu (28/04/2018).
Dia berdo’a, “Semoga keluarga yang ditinggalkanya di beri kesabaran dan ketawaqalan serta Almarhum/Almarumah juga mendapat ridho Alloh SWT,” ungkapnya mendo’akan. (Fauzi)






