DPU Pengairan Banyuwangi Gelar Halal Bihalal Serta Umumkan Pemenang Destinasi Wisata

oleh

DPU Pengairan Banyuwangi Gelar Halal Bihalal Serta Umumkan Pemenang Destinasi Wisata

BANYUWANGI, JATIM(PERAKNEW).-Masih dalam suasana lebaran yang bertepatan di Bulan Syawal. Kepala Dinas PU Pengairan dan karyawan karyawati beserta keluarga besar DPU Pengairan Banyuwangi menggelar halal bihalal secara sederhana di halaman Dinas PU Pengairan dan sekaligus mengumumkan pemenang Destinasi Wisata, Jumat (14/7).

Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi menetapkan pemenang lomba  Destinasi Wisata dengan penilaian yang dilakukan berdasarkan yang sudah diterapkan. Kebersihan dan keindahan lokasi, peran serta seluruh stage holder, penulisan narasi dan teknis, suara masyarakat dan kondisi infrastruktur beserta penghijauan di setiap kegiatan yang dilakukan oleh Kordsa Pengairan Banyuwangi.

Pemenang lomba Destinasi Wisata diantaranya, juara pertama Korsda Srono/Dam gembleng,  diikuti dengan secara berurutan Korsda Pesanggaran/Dam Watu, Korsda Genteng/Dam Stail, Korsda Rogojampi/Dam Croncong, dan Korda Banyuwangi /Dam Tugu. Pemberian hadiah diserahkan langsung Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo.

Dalam penyerahan hadiah tersebut, Guntur Priambodo sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh keluarga besar DPU Pengairan dan berpesan agar di bulan syawal ini kita ihklas dan saling memaafkan dan terkait pemberian hadiah lomba Destinasi Wisata ini murni kita nilai dari kreativitas dari Korsda dengan biaya mandiri dari Korsda, serta tidak ada dana atau sedikitpun anggaran yang kita berikan untuk memperbaiki atau membantu masing-masing Destinasi Wisata tersebut,” ungkapnya.

“Destinasi Wisata kami lakukan bukan semata -mata untuk berlomba-lomba, tapi semata-mata adalah tugas penting yang memang sudah tanggung jawab kita bersama beserta seluruh staff dan di bantu oleh dana dipa. Ini semua adalah inisiatif kita bersama demi meningkatnya kreativitas dan moto kinerja DPU Pengairan Banyuwangi, dari destinasi yang kita lakukan itu indikasi untuk memperkecil dan mengajak masyarakat Banyuwangi untuk tidak membuang sampah di sungai,” ujar salah satu juara destinasi.

“Kekuatan itu ada disetiap Korsda, karena UP atau pelayanan masyarakat itu lebih dekat dan lebih banyak dilakukan oleh Korsda, sebab kekuatan kita berada di Juru dan PPK. Penting sekali dalam arti kebersamaan ini tidak hanya antar karyawan, tapi juga dengan keluarga, karena pekerjaan yang paling susah yaitu petugas penjaga pintu air dan juru pengairan yang kerjanya dilakukan siang malam.

saya berharap kita bisa bekerja dengan lebih baik lagi dan jangan pernah puas dengan apa yang kita raih. Mari bersama-sama jaga kekompakan, untuk segala atau kegiatan yang ada di DPU Pengairan Banyywangi untuk lebih baik lagi,” pintanya.

“Disisi lain, Kepala Seksi (kasi)  Kerjasama dan Pemberdayaan Masyarakat  Donny Arsilo Sofyan saat ditemui diruang kerjanya mengungkapkan bahwa, pelaksanaan kegiatan di DPU Pengairan Banyuwangi ini bisa lebih baik dengan pengawasan kita, di internal maupun external serta juga peran dari masyarakat untuk bisa saling melengkapi. Terkait dari semua kegiatan DPU Pengairan Banyuwangi, dalam rangka perbaikan untuk meningkatkan moto kinerja DPU Pengairan Banyuwangi,” ujarnya.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *