Disparpora Subang Giat Pemantauan Desa Sidajaya Sebagai Desa Wisata

SUBANG3,466 views

CIPUNAGARA-SUBANG, (PERAKNEW).- Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah raga (Disparpora) Subang beserta MUSPIKA Cipunagara, Danramil Pagaden dan Wakapolsek Pagaden menyambangi Desa Sidajaya, pada Hari Rabu, tanggal 29 Desember 2021.

Hal tersebut dilakukan guna memantau sudah sejauh mana persiapan Desa Sidajaya menjadi Desa Wisata yang berbasis budaya, mengingat Disparpora telah mengeluarkan Surat Kerja (SK) kepada Desa Sidajaya untuk menjadi Desa Wisata.

Dalam kunjungannya Disparpora berkesempatan berdialog dengan kaum milenial Desa Sidajaya yang nantinya akan menjadi pengelola sentral wisata tersebut.

Dalam kesempatan itu, kaum milenial memaparkan, bahwa nantinya pengelola sentral wisata akan dibagi menjadi beberapa bidang, diantaranya bidang perhotelan/homestay, bidang kuliner, bidang agro wisata, bidang kesenian dan kebudayaan, bidang olah raga, bidang event organiser dan bidang poto grafer.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Disparpora, Ida Erlinda menyatakan, Desa Sidajaya sebagai Desa Wisata sudah ter SK kan dari Bulan November atas usulan dari kepala desa dan masyarakat sidajaya. Kabid Disparpora tentunya memiliki harapan besar terhadap desa ini, sehingga kedepannya Desa Sidajaya juga merupakan salah satu desa wisata yang memang mampu mengembangkan potensi desanya, sehingga perekonomian masyarakatnya lebih meningkat, kemudian Desa Sidajaya ini adalah desa pertama yang menjadi desa wisata dizona Tengah.

Karena selama ini Desa Wisata di Kabupaten Subang sentralnya lebih  di selatan dan ini mudah-mudahan bisa mengawali dan menjadi projeck percontohan desa-desa lain yang ada di zona tengah ini.

Harapannya adalah satu masyarakat di Desa Sidajaya khususnya dan umum nya di Kecamatan Cipunagara ini meningkat kesejahteraanya ketika ada bonusnya, yaitu kegiatan pariwisata yang terjadi di Desa Sidajaya. Tegas Ida.

Tanggapan lain juga datang dari Camat Cipunagara, Ganjar Taufiq, S.I.P, mengucapkan terimakasih kepada Bos Urip sekaligus Warga Sidamulya terkait dengan pemberdayaan masyarakat mengenai Jembatan Lori ini menjadi desa wisata buatan, yang mana itu murni dibiayai dan didanai oleh pengusaha, yaitu Bos Urip.

Dengan dijadikannya desa wisata ini menjadi harapan meningkatkan tarap ekonomi masyarakat Sidajaya dan Sidamulya khususnya, umumnya untuk Kecamatan Cipunagara mempunyai aikon dibidang wisata sekaligus pemberdayaan ekonomi hom industri yang telah dipeloporinya, yaitu menggalang atau memberdayakan pemuda/ pemudi yang ada di Desa Sidajaya dan Sidamulya, yaitu batik ecoprint untuk mengurangi jumlah pengangguran didua desa ini.

Bos Urip inisiator dan inovator dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat yang meningkatkan tarap kehidupan ekonomi jangka panjang. Ujar Ganjar.

Adapun acara tersebut dilaksanakan langsung dikediaman Bos Urip yang berada di Desa Sidamulya. (Ela)