oleh

Disbudparpora Cimahi Menggelar Sharing Session Bagi Wirausaha Muda

CIMAHI, (PERAKNEW).- Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi menggelar Sharing Session bagi Wirausaha Muda Pemula Kota Cimahi di bidang kopi, di Aula Gedung A Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, belum lama ini.

Hal itu dilakukan dalam upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Corona virus disease (Covid-19) dan untuk memotivasi para wirausaha muda yang tengah merintis usahanya.

Narasumber yang dihadirkan, yaitu Temy Riyadi roaster @sukasangrai, barista trainer @dewaji dan Egi Nezki dari Dewan Penasehat Komunitas Kopi Cimahi, roaster @mikha coffee, barista trainer. Peserta sebanyak 20 orang wirausaha muda pemula usia 16-30 tahun di bidang kopi dan bidang kuliner lain.

Materi yang diberikan pada sharing session ini mengenai teori kopi dari hulu ke hilir, motivasi untuk terus bertahan di dunia kopi meski banyak persaingan, harus memiliki ciri khas setiap pembuat kopi, open minded, berinovasi dan strategi pemasaran, dan lain-lain.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Cimahi, Dessy Setiawati mengatakan, salah satu penggerak ekonomi di Kota Cimahi adalah para wirausaha muda yang baru atau sedang merintis usahanya, “Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi para wirausaha muda untuk terus berwirausaha, khususnya di bidang kopi yang sedang tren saat ini,” ujarnya.

Para peserta merupakan para wirausaha muda pemula yang dibina oleh Disbudparpora Kota Cimahi, “Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian kegiatan dan materi untuk terus membina dan memonitoring para wirausaha muda pemula. Apalagi dalam kondisi pandemi banyak yang terdampak usahanya sehingga harus dimotivasi,” katanya.

Respon peserta lanjut Dessy sangat baik, “Mereka menerima materi dengan seksama dan mudah-mudahan bisa diterapkan untuk peningkatan usahanya, karena mendapat ilmu dari pembicaranya yang mereka tahu kredibilitasnya dan ahli di bidang kopi,” ungkapnya.

Untuk kegiatan kali ini, tambah Dessy, peserta mendaftar lewat group komunitas, “Jumlahnya memang dibatasi, karena prasyarat kegiatan di tengah pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan. Lewat kegiatan ini, kita ingin membangkitkan kembali semangat mereka dalam berwirausaha setelah pandemic, sehingga turut menggerakkan perekonomian Kota Cimahi,” tuturnya. (Harold)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya