Diduga Pemerintah Tutup Mata, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Di Kabupaten Tasikmalaya Nyaris Putus

oleh -7 views
Diduga Pemerintah Tutup Mata, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Di Kabupaten Tasikmalaya Nyaris Putus

TASIKMALAYA, (PERAKNEW).- Jembatan Tanjunghurip Nusawangi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, merupakan jembatan penghubung antara Desa Nusawangi Kecamatan Cisayong dan wilayah Desa Banyurasa Kecamatan Sukahening sudah beberapa tahun rusak parah dan nyaris putus.

Pantauan media Perak, bagian badan jembatan tinggal tersisa kurang dari sekitar 1 meter dan sebagian badan jembatan yang berlubang ditutup dengan bambu sehingga tidak bisa di lewati oleh kendaraan roda empat karena bisa mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Diduga” masyarakat kecewa atas belum diperbaikinya jembatan Tanjunghurip sehingga padasaat pawai pembangunan dalam peringatan HUT RI ke 73 yang di laksanakan tanggal 18 Agustus 2018 beberapa bulan yang lalu bertempat di lapang Desa Nusawangi, menyampaikan rasa kekecewaannya dengan menandu desain jembatan rusak berbahan dasar dari bambu.

Rusaknya jembatan tersebut pada tahun 2016 hampir menginjak tahun 2017 dan sudah di survai oleh pihak dinas terkait tapi mungkin ada pihak lain yang memending, apa bagaimana jadi itu mau ini mau, ini ingin punya nama dan itu ingin punya bati (keuntungan) bisa saja. ujar Eri Sahri kepala Desa Nusawangi ditemui di kantor BUMDes Nusawangi, Jum’at (28/12/2018), kepada Perak.

“Pembangunan jembatan sudah masuk dalam perencanaan RPJMDes dan lain-lainnya, namun sumber anggaran dari mana-mananya belum tentu, saya juga bingung. jelas Eri.

Benar masyarakatan ada yang menandu desain jembatan rusak padasaat pelaksanaan pawai pembangunan tambah Eri, masyarakat dan tokoh juga menginginkan akses jalan penghubung (Desa Nusawangi – Banyurasa) di perbaiki. Lupa lagi jembatan itu terletak di RT berapa-berapanya, lebar jembatan 3 meter.

“Sekarang di tahun 2019 sudah masuk di RKPDes namun sumber anggaran belum di tentukan dari mana-mananya. katanya.

lanjut Eri. Berharap agar cepat diperhatikan dari Kabupaten khususnya dan untuk masyarakat sudah jelas mengharapkan adanya perbaikan jembatan agar bisa dilewati kendaraan antara Desa Nusawangi dan Banyurasa lanjut ke Rajapolah.

“Setatusnya adalah jalan desa, pengajuan (bantuan) ke dinas sudah tapi belum direalisasi dan alasan dari pihak dinas belum ada anggaran jadi kemarin itu anggaran perubahan tidak ada. tandasnya.

Heri pengurus BUMDes Nusawangi menyampaikan, bahwa nama jembatan tersebut adalah jembatan Tanjunghurip dan terletak di RT 02/02, sudah beberapa kali mengajukan proposal pembaikan, bahkan pernah pengajuannya di tandatangani oleh dua kepala desa juga camat yaitu, kepala Desa Nusawangi dan Camat Cisayong juga kepala Desa Banyurasa dan Camat Sukahening namun sampai saat ini tak kunjung di perbaiki. pungkasnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *