Tak Mau Diamputasi, Rizki Pengidap Tumor Ganas Butuh Uluran Tangan

BERITA UTAMA6,459 views

SUBANG-BANDUNG, (PERAKNEW).- Seorang anak bernama Rizki Saputra berusia 8 tahun, Warga Dusun Sukaresmi, RT 05/RW 02, Desa Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang pengidap penyakit tumor ganas terbaring diruang perawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sudah selama 20 hari ini.

Sejak mulai pemeriksaan pengobatan di RSHS Bandung, pada Tanggal 27 September 2021 lalu, Rizki merupakan pasien anak yang telah viral di Media Sosial pada bulan lalu, kini dirawat secara intensif di RSHS Bandung.

Melalui proses pemeriksaan di Poli anak, Rizki terus diperiksa secara bertahap setiap hari, bahkan sampai 3 pemeriksaan yang harus dijalani  setiap harinya, diantaranya pemeriksaan di Lab darah, urine dan cairan dahak dan sebagainya, kemudian pemeriksaan di Radiologi Rontgen, Ct Scan dan Thorax, dilanjutkan ke Pembiusan untuk dilakukan Biopsi.

Demikian harus mengikuti proses pengobatan dan  pemeriksaan di Poli bedah anak kini berlanjut di ruang rawat inap Kenanga 2 untuk pemulihan nilai gizi, kemudian di rawat di Ruang khusus paru dan jantung, karena hasil pemeriksaannya, bahwa sakit yang diderita Rizki sudah menjalar ke paru-paru.

Dokter yang menangani Rizki oleh 8 dokter ahli dibidangnya, diantaranya  dokter specialis anak, dokter poli bedah dokter tulang (orthopedi), dokter biopsi, dokter paru, dokter jantung, dan dokter ahli operasi.

Kini kondisi Rizki terlihat baik, dilihat dari kesehatan fisik, namun pada bagian kaki yang diderita Rizki semakin membesar hingga 30 cm dari sebelumnya 25 cm waktu mulai pengobatan di RSHS. Dokter menyarankan untuk diamputasi, namun keluarga tidak mengijinkan.

Saat diwawancara Perak, (29/10/2021) Dedi sebagai orang tua Rizki menjelaskan, bahwa keluarga lebih memilih berobat berjalan sampai sembuh ketimbang dengan cara diamputasi.

Lanjut Dedi, “Untung saja sudah mempunyai BPJS untuk biaya berobat, namun selama perjalanan pengobatan kami berharap masih ada yang peduli untuk bantu keseharian selama proses pengobatan di rumah sakit,” ungkapnya berharap.

Walau demikian, keluarga Rizki tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada parat Desa Mekarjaya dan FMP Jabar atas bantuan transportasi ambulance selama berjalannya pulang pergi ke Rumah Sakit. (Pepen)