oleh

Plt Kadinkes Prov Jabar Kunjungi Ponpes As-Syifa Subang

SUBANG, (PERALNEW).- Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika didampingi anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus aktivis pejuang kesejahteraan keluarga, perempuan dan anak Siti Mumtamah Oded melaksanakan kunjungan ke Pondok Pesantren As-Syifa Khoeriyyah Boarding School Wanareja, Subang. Sabtu (6/3/21).

Kunjungan tersebut, dalam rangka peninjauan Pesantren As-Syifa Khoeriyyah Boarding School Wanareja yang peserta didik dan tenaga pengajarnya banyak yang terindikasi terpapar covid-19.

banner 728x90

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi didampingi istri, Ega Agustine Rosyadi hadir untuk menerima kunjungan Kadinkes Provinsi Jawa Barat dan anggota DPRD Jawa Barat di kampus Pondok Pesantren As-Syifa Khoeriyyah Boarding School Wanareja.

Dewi Sartika, Kadinkes Jabar yang sekaligus menjabat sebagai Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar dalam kunjungannya mengapresiasi kepada Satgas Covid-19 Pesantren As-syifa yang cepat tanggap, selalu berkoordinasi dengan satgas Covid-19 Subang maupun dengan pihak lainnya, serta selalu berkoordinasi dengan orang tua siswa yang anaknya ada yang sudah pulang dijemput keluarganya maupun yang masih isolasi di kampus Pesantren As-syifa di ruangan khusus yang sudah tersedia.

Dikarenakan proses kegiatan belajar mengajar diberhentikan sementara dan pembelajaran kedepannya bila masih belum memungkinkan belajar tatap muka maka perlu inovasi dan kreatifitas cara belajar yang baik kepada siswa didik walau secara daring.

Siti Mumtamah yang juga merupakan Istri dari Wali Kota Bandung menyampaikan apresiasi kepada Satgas Covid-19 Pesantren As-Syifa yang selalu kooperatif dan terbuka untuk berkoordinasi dengan Pemda Subang khusunya satgas Covid-19 Kabuopaten Subang juga dengan pemerintah provinsi Jawa Barat.

Pengurus dan dewan guru beserta jajarannya Pesantren As-Syifa Khoeriyyah cukup melegakan para orang tua, dengan selalu koorfinasi yang terus terjaga selama 24 jam, dan hal tersebut adalah bagian terpenting untuk setidaknya tidak memberikan rasa khawatir pada orang tua.

Kegiatan belajar mengajar untuk sementara diberhentikan karena sebagain besar siswa akan dipulangkan yang tidak terpapar covid-19 yang sebelumnya dinyatakan negative, sedangkan bagi yang terpapar positif covid-19, siswa sementara diisolasi di homestay yang berada diareal kampus.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang Agus Masykur menyampaikan kepercayaan sekaligus keyakinannya bahwa tim satgas Pesantren As-Syifa Boarding School Khoeriyyah bisa menanaggulangi penyebaran virus Covid-19 di lingkungannya. Selain sarana prasarana pendukung yang memadai juga adanya 3 dokter yang siap bertugas. Dengan ke profesionalan Satgas Covid-19 Pesantren Asyifa terbukti dari sekitar 141 yang terpapar, 21 diantaranya saat ini sudah dinyatakan negative.

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan siap membantu dalam penanganan penyebaran covid-19 di lingkungan pendidikan salah satunya di Pesantren As-Syifa dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19.
Salah satu bantuan yang secepatnya disalurkan yaitu bantuan Swab Antigen untuk kebutuhan seluruh siswa. (Hum)

Berita Lainnya