oleh

Pjs Kades Mayangan Pilihan Camat Legonkulon Menuai Konflik

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Menjelang habis masa jabatan Kades Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Herudin pada Bulan Juli 2019, Masyarakat Mayangan antusias agar Pjs yang menggantikan Kades Mayangan tersebut, diangkat dari PNS yang berdomisili asli di Desa Mayangan, yaitu Warnita M Noor, S.I.P.

Selain asli Warga Desa Mayangan, Warita dianggap para Tokoh Masyarakat Desa Mayangan, layak menjadi Pjs kades, lantaran gelar sarjana yang dimilikinya sudah sesuai dengan kegiatan di bidang tata kelola pemerintahan.

Terlebih, BPD, Toko Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, serta 185 jiwa Warga Mayangan sepakat agar Warita yang sekarang dinas di Kantor Pemcam Legonkulon tersebut, supaya dijadikan Pjs Kades Mayangan.

Menyikapi hal itu, ironisnay Camat Legonkulon, Drs. Bambang Edi Purwanto bersikeras untuk menjadikan Wiharta sebagai Pjs Kades Mayangan, sekalipun Masyarakat Mayangan menolak.

Seperti yang diungkapkan Tokoh Pemuda Mayangan, bernama Ujang kepada Perak, “Wiharta bukan orang Mayangan, dia juga baru kerja di Kantor Pemcam selama 3 bulan, itupun jarang masuk, dia asli seorang guru SDN Tegalurung,” ungkapnya.

Sementara itu, beberapa alasan Camat Legonkulon akan menunjuk Wiharta menjadi Pjs Kades Mayangan, karena dianggap cocok dan mampu memimpin pemerintahan di Desa Mayangan.

Terkait yang di usulkan masyarakat, yaitu Warnita M Noor, dianggap Camat Legonkulon tidak layak, “Wiharta lebih layak. Warnita tidak layak, karena sering sakit-sakitan. Tidak ada yang menekan saya, kalaupun ada yang mau menekan, akan saya lawan,” tandasnya kepada Perak, Selasa 25 Juni 2019.

Akibat keputusan Bambang tersebut, Warga Desa Mayangan mengancam akan melakukan ujuk rasa di depan Kantor Bupati Subang. (Atang S)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya