SUBANG, (PERAKNEW).- Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1440 Hijriyah, Enay Wijenar (Calon Anggota DPRD) dari Partai Nasdem untuk Dapil VI, besama Yuli Pemilik Rumah Makan Markoni dan Warga Masyarakat Dusun Jabong, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, mengadakan do’a bersama, yang diselenggarakan di Lapangan Polkrim, Kampung Jabong RT/RW-27/07, Desa Jabong-Pagaden- Subang, Rabu malam, (19/9/18).
Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Kepala Desa Jabong, Amo Daryono, Ketua BPD Jabong, Cecep Bastaman, LPM, MUI Desa Jabong dan Ratusan Masyatakat Dusun Jabong.
Seusai do’a bersama, secara langsung Enay Wijenar bersama Yuli, memberikan santunan kepada 27 anak yatim yang berada di Dusun Jabong.
Enay Wijenar mengatakan, “Memperingati 10 Muharram dan membagikan sedikit dari rezeki saya untuk yatim, atas dasar keinginan keikhlasan saya pribadi, karena saya tahu, bahwa di Bulan Muharam ini, harus atau wajib hukumnya menyantuni anak yatim dan dengan melaksanakan ini, saya dalam rangka “ngurip-nguripi” budaya Islam-Jawa yang saat ini mulai luntur dan ditinggalkan generasi muda, sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW, yang menganjurkan berpuasa selama 3 hari tanggal 9, 10 dan 11 Muharram atau Syura, kita disuruh untuk berpuasa,” tuturnya.
Lanjut Enay, selain itu, di Hari Asyura terutama pada hari kesepuluh juga umat Islam dianjurkan untuk menyantuni anak-anak yatim, “Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim di Hari Asyura (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat. Itu menjadi dasar kami untuk melaksanakan santunan yatim piatu dan fakir miskin tiap 10 Asyura,” ujarnya.
“Atas keutamaan menyantuni anak yatim tersebut, berharap saya sebagai Calon Anggota DPRD dalam mengarungi perjuangan yang akan saya laksanakan dan mudah-mudahan Allah menjadikan saya Anggota DPRD, saya selalu mendapat kelancaran, keberkahan dan kesuksesan dalam menjalankan nilai-nilai perjuangan saya nanti, untuk menciptakan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera dalam bingkai rahmatan lil alamin,” tutupnya berdo’a.
Sementara, dalam kesempatan itu, Kades Jabong, Amo mengungkapkan, “Alhamdulilah, Warga Dusun Jabong bisa memperingati Muharonan, mudah- mudahan kegiatan ini bisa diikuti oleh dusun-dusun yang lainnya dan saya menghimbau, seandainya ada yang hajatan, saya memohon jangan menyediakan minuman keras, karena dengan itu, tidak ada manfaatnya, malah mengganggu dalam hajatan,” imbaunya.
Ditambahkan Ketua Panitia, Aminta Sasmita,“Dengan diadakannya Muharaman ini, saya terdorong terketuk, bahwa di bulan ini, bulan yang penuh berkah dan menginginkan anak yatim yang ada di dusun ini bisa terbagi rezekinya dari warga yang rezekinya bisa dibilang lebih dan saya berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan di dusun ini,” katanya.
Selanjutnya, Ustad Rohman, Pemilik Madrasah Hidayatul Mubtadi’in Jabong mengatakan, “Muharram adalah bulan tarbiyah, bulan sakral dan satu diantara empat bulan yang Allah SWT mewajibkan hambanya untuk menghormatinya. Muharam menjadi sakral dan membumi di Nusantara, karena memiliki landasan ayat-ayat Al-Qur’an, sebagaimana termaktub dalam firman Allah Surat At-Taubah Ayat 36,” ungkapnya. Adih










