PERAKNEW.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini sorotan tertuju pada sebuah foto menu MBG yang beredar luas dan menuai beragam komentar warganet.
Dalam foto yang viral tersebut, terlihat menu makanan yang terdiri dari satu buah jeruk, kentang goreng, ceker ayam krispi, tempe goreng, serta sayur jagung. Alih-alih mendapat apresiasi, menu tersebut justru memicu perdebatan di kalangan netizen.
Sejumlah warganet mempertanyakan nilai gizi dari menu yang disajikan. Salah satu komentar yang ramai dibagikan berbunyi, “Ceker ayam termasuk makanan bergizi kah?” disertai emoji tertawa. Komentar lain bahkan lebih tajam dengan menyebut, “Bukan kandungan gizi yang dicari, tapi keuntungannya buat pemilik vendor/CV”.
Menanggapi polemik tersebut, Tim Jejak Abah Betmen mencoba menelusuri pihak yang diduga mendistribusikan menu MBG tersebut, pada Jum’at, 16 Januari 2026, tim mendatangi kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Sarireja – RT 16/RW 05, Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang.
Namun, upaya konfirmasi tersebut, belum membuahkan hasil. Tim tidak berhasil bertemu dengan pihak pengelola. Menurut keterangan seorang penjaga kantor, pemilik SPPG Sukasari itu, bernama Muhamad Lutfi, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat saat tim datang.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia sebagai bagian dari upaya menuju Generasi Emas. Namun, fakta di lapangan sebagaimana terlihat dalam menu yang viral tersebut, dinilai jauh dari kata layak oleh sebagian masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Sukasari maupun instansi terkait mengenai standar gizi menu MBG yang dipersoalkan warganet itu. Polemik inipun menambah daftar panjang evaluasi publik terhadap pelaksanaan program strategis pemerintah di tingkat daerah. (HenGun)








