Membaca Buku Menghasilkan Produk Impact

oleh

KBB, (PERAKNEW).- Terinspirasi dari membaca buku yang dipasilitasi oleh pihak desa yang berkerja sama dengan Kepala Dinas Perpustakaan, Drs. Hj. Euis, salah seorang Warga Desa Jambu Dipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Lia (65) membuat tas dari  bahan tali kur.

Menyikapi hal itu, saat diwawancarai Perak, Kadis Perpustakaan, Euis megatakan, “Saya datang ke desa-desa, untuk menginstruksikan agar di setiap desa ada buku yang bertujuan mencerdaskan masyarakat dan diharapkan para kepala desa mempunyai perpustakaan sebagai pasilitas mebaca, sesuai dengan UU Nomor 42 tahun 2007,” ujarnya.

Lanjut Euis, “Tujuan saya dan bupati ingin meningkatkan sumber daya manusia masyarakat KBB, dengan membaca akan menghasilkan produk impack dan menambah Indek Pembangunan Manusia (IPM),” ucapnya.

Masih menurutnya, “Banyak manfaat dari membaca, seperti Ibu Lia, Warga Desa Jambu, dari membaca, ibu ini bisa membuat tas dengan menggunakan bahan lali kur, dengan nilai jual pertasnya antara Rp350-500 Ribu.
Pak Haji A’e, Warga Desa Mekar Mukti umur 75 juga membuat produk pupuk manual dari keong mas ditumbuk sama air kelapa dan sisa wajit Cililin, alhasil panennya sangat berlimpah,” terangnya.

Ia menambahkan, “Selain buku, supaya masyarakat pintar (IT) information and technology, setiap desa akan dipasilitasi computer, per desanya akan saya kasih 3 unit, sumber dananya dari CSR perusahaan Coca cola dan untuk modemnya, saya berusaha lagi, dapat lagi CSR  dari Smart Fren sebanyak 30 unit,” tegasnya. Rushendi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *