oleh

Kunjungi Rumah Bayi Kembar Siam Ketua Persit Dan Dandim 0605 Subang Berikan Bantuan

SUBANG, (PERAKNEW).- Baru kali ini di kabupaten Subang ada seorang ibu melahirkan bayi kembar siam,dengan melahirkan normal tanpa operasi sesar pada bulan april lalu 2018.
Sekarang bayi tersebut berusia 6 bulan, bayi tersebut rencananya akan di lakukan operasi pemisahan pada hari rabu mendatang,

Ketua Persit KCK Kodim 0605 Subang  Ibu Dyah Edi Maryono mengunjungi rumah bayi kembar siam di Perumahan Surya Cigadung blok L No.20 Kecamatan Subang , Senin (12/11/2018) siang.

Dalam kunjungannya, Ibu Dyah Edi Maryono didampingi Dandim 0605 Subang Letkol Arh Edi Maryono,yang langsung didampingi Danramil Subang Kapten Inf Salih Permana dan Lurah Cigadung Ade kosasih berserta stap Kelurahan. menemui langsung kedua orang tua bayi kembar siam itu yakni, Ibu Dini pertiwi  dan  bp Ajis.

“Orang tua mana yang kuat melihat anaknya dalam kondisi seperti itu? Lahir dengan ketikdaksempurnaan. Namun, mungkin ini bukanlah sebuah cobaan melainkan anugrah yang diberikan oleh Allah kepada orang –orang yang kuat. Saya hanya bisa berdoa semoga kedua bayi ini yang akan menjalani operasi rabu depan, mudah mudahan diberikan kelancaran,” kata Ibu Dyah Edi Maryon,
disela-sela kunjungannya kerumah keluarga bayi kembar siam sekaligus sambil memberikan bantuan.

Ia berharap, kedepan tidak ada lagi kejadian yang sama. Dimana  lahirnya bayi kembar siam seperti ini yang dirasakan pasutri ibu Dini pertiwi dan Bp Ajis.

Sementara itu Orang tua kembar siam Dini Pertiwi berharap, operasi pemisahan anak ke tiga dan keempatnya ini dapat berjalan dengan lancar. Yang akan dilaksanakan pada hari Rabu 14 November 2018 di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

“Saya berharap operasinya lancar, semuanya diberikan kesehatan. Doa terbaik untuk anak-anak saya,”ungkapnya.

Dijelaskannya, dua anaknya yang kembar siam itu lahir pada bulan April 2018 lalu dengan melahirkan secara normal tanpa operasi sesar.

“Adapun waktunya operasi pemisahan baru dilakukan bulan November 2018 ini karena mempertimbangkan beberapa faktor, selain bayi dalam keadaan sehat juga berat badan yang minimal mencapai 10 kilogram dan usia sudah memenuhi satat serta yang lainnya,”ungkapnya. (Adih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya