Kemarau Panjang, Pemkot Cimahi Salurkan 30 Kg Rastrada untuk 2.227 KPM

CIMAHI1,084 views

PERAKNEW.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi kembali menyalurkan bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) Termin II Tahun 2026 kepada 2.227 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini menjadi salah satu bantalan sosial pemerintah di tengah kemarau panjang yang mulai menekan kebutuhan dasar masyarakat.

Penyaluran Rastrada tersebut di Kantor Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah pada Selasa, 11 Agustus 2026, dimonitor langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.

Ngatiyana mengatakan, setiap KPM menerima tiga karung beras dengan total 30 kilogram.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan pengeluaran rumah tangga, sehingga anggaran yang biasanya digunakan untuk membeli beras dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya, “Alhamdulillah untuk bulan ini kita akan membagikan kepada masyarakat berjumlah 2.227 KPM untuk Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana dalam keterangan tertulis.

Menurut Ngatiyana, bantuan pangan menjadi semakin relevan ketika tekanan terhadap kebutuhan masyarakat datang bersamaan dengan kondisi lingkungan. Dirinya menyebut kemarau panjang yang terjadi saat ini turut berdampak pada ketersediaan air dan aktivitas warga, “Sekarang kemarau panjang, kondisi air juga sulit. Tetapi alhamdulillah, kami masih bisa membagikan beras untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Dirinya berharap beras yang diterima KPM dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, terutama selama periode kemarau panjang, “Untuk menghindari kesulitan-kesulitan yang tengah-tengah kemarau panjang ini,” ujarnya.

Pemerintah perlu hadir ketika masyarakat menghadapi situasi yang dapat menambah beban kehidupan sehari-hari. penyaluran Rastrada tidak semata dipandang sebagai pemberian bantuan pangan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat melewati kondisi yang penuh tantangan, “Untuk menghindari kesulitan-kesulitan yang tengah-tengah kemarau panjang ini,” ujar Ngatiyana.

Dikatakan Ngatiyana, Pemkot Cimahi tidak hanya mengandalkan Rastrada sebagai instrumen bantuan pangan. Pemkot Cimahi juga mendorong upaya dukungan lain, salah satunya penyediaan beras dengan harga terjangkau.

Langkah tersebut menjadi penting karena bantuan sosial pada dasarnya memiliki sasaran terbatas, sementara kebutuhan pangan merupakan persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat secara luas.

Dengan demikian, upaya menjaga keterjangkauan harga pangan juga menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam meredam tekanan kebutuhan pokok, “Mudah-mudahan kami tetap bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat, baik itu Rastrada, kemudian beras murah dan sebagainya untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Dinas Sosial Kota Cimahi juga terus berperan dalam pelaksanaan program bantuan sosial sebagai bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan di Kelurahan Cigugur Tengah, Ngatiyana juga berkesempatan bertemu langsung dengan sejumlah KPM penerima bantuan.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melihat secara langsung proses penyaluran bantuan sekaligus memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran.

Di tengah kemarau panjang, tantangannya bukan hanya memastikan bantuan tersalurkan, tetapi juga memastikan perlindungan terhadap masyarakat rentan tetap berjalan secara berkelanjutan.

Bantuan 30 kilogram beras memang tidak menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi warga, tetapi bagi keluarga penerima, bantuan tersebut setidaknya dapat mengurangi satu beban dari kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi setiap hari. (Harold)