Hidup Sebatang Kara, Mak Isem Berharap Rumahnya Dibangun Kembali

BERITA UTAMA3,304 views

PERAKNEW.com – Di usia senjanya, Mak Isem, warga Dusun Sukajaya – RT 003/RW 005, Desa Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, harus menjalani kehidupan yang penuh keterbatasan. Hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi, Mak Isem kini hanya bisa berharap uluran tangan dari para dermawan dan perhatian pemerintah.

Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh telah roboh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak layak huni. Sejak kejadian tersebut, Mak Isem terpaksa tinggal di rumah kontrakan sederhana dengan biaya sewa sebesar Rp400 ribu per bulan. Beban itu terasa sangat berat mengingat untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja ia mengandalkan belas kasih warga sekitar.

Dahulu, Mak Isem masih mampu berkeliling kampung mencari dan mengumpulkan barang rongsokan untuk dijual. Dari hasil itulah ia mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Namun seiring bertambahnya usia dan kondisi fisik yang semakin melemah, aktivitas tersebut kini sudah tidak sanggup lagi ia lakukan.

Meski hidup dalam keterbatasan, Mak Isem tetap menyimpan harapan besar. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah, para dermawan, maupun pihak-pihak yang peduli untuk membangun kembali rumahnya yang telah roboh. Baginya, memiliki rumah yang layak untuk ditempati akan mengurangi beban hidup yang selama ini ia rasakan.

Kondisi Mak Isem menjadi potret nyata, bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Uluran tangan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu mewujudkan harapan sederhana seorang lansia yang ingin menikmati masa tuanya dengan tenang di rumah yang layak dan aman. (HenGun)