DPRD Denpasar Gelar Sidang Paripurna Rancangan APBD 2019

BALI, Featured1,573 views

DENPASAR-BALI, (PERAKNEW).- Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)Kota Denpasar, Provinsi Bali membahas rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019, dilaksanakan di Gedung DPRD setempat, pada Kamis (4/10/18).

Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede ini, dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Mulyawan Arya, anggota DPRD Kota Denpasar, serta Forkompinda Kota Denpasar.

Dalam Pidato pengantarnya, Walikota Denpasar, IB Rai menjelaskan, bahwa pada tahun anggaran 2019, adapun pendapatan dirancang sebesar Rp1,88 Miliar lebih. Dimana jumlah tersebut, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah yang dirancang sebesar Rp833,49 Milyar lebih, dana perimbangan dirancang sebesar Rp753,14 Miliar lebih dan penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah dirancang sebesar Rp295,81 Miliar lebih.

Sedangkan untuk pos belanja daerah dibagi dua menjadi belanja langsung dan belanja tidak langsung. Dimana, belanja tidak langsung sebesar Rp989 Milyar lebih atau 48,16 persen yang terdiri atas belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan desa.

Sementara, belanja bantuan keuangan kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan desa serta partai politik dan belanja tidak terduga.

Sedangkan belanja langsung dirancang sebesar Rp1.06 Triliun lebih atau 51,84 persen. Jumlah tersebut, terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal.

“Dari penyusunan APBD Tahun 2019 ini besar harapan dapat menjadi acuan dalam bekerja dan berinovasi sehingga mampu mencapai sasaran pembangunan di segala lini,” papar IB Rai.

Lebih lanjut Rai mengatakan, bahwa keseluruhan anggaran tersebut, tentunya bertujuan guna mempercepat pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat. Hal ini mencakup beragam inovasi yang termasuk didalamnya yakni peningkatan kualitas kesehatan antara lain melalui upaya kesehatan masyarakat, perbaikan gizi masyarakat, pengembangan lingkungan sehat, hingga pencegahan penyakit menular.

Selain itu, peningkatan ekonomi kerakyatan dan penanggulangan kemiskinan antara lain melalui program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah. Pengendalian lingkungan hidup antara lain melalui program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, hingga pengembangan dan pengelolaan pertamanan serta pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH).

Sementara, dalam pembangunan infrastruktur dan tata ruang melalui program pengembangan perumahan, perencanaan tata ruang hingga pemanfaatan ruang dan pengendalian.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota dewan atas kerjasamanya telah merampungkan tahapan pembahasan kebijakan umum anggaran, serta mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti. Sehingga apa yang kita rumuskan akan memberi hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat,” tutur Rai. (Tim/Hms)