Diduga Uang Sewa Ruko Stadion Diponegoro Ditilep Oknum Pejabat Pemda

oleh
Ruko Stadion Diponegoro

 Ruko Stadion DiponegoroDiduga Uang Sewa Ruko Stadion Diponegoro Ditilep Oknum Pejabat Pemda

BANYUWANGI-JATIM, (PERAKNEW).- Uang hasil setoran sewa Kios atau Rumah dan Toko (Ruko) di Stadion Diponegoro Banyuwangi diduga tidak masuk ke Kas Pemerintah Daerah atau Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuwangi, melainkan masuk kantong pribadi salah seorang oknum pejabat Pemda Banyuwangi. Pasalnya, bukan hanya itu, didapati ada salah seorang penyewa Ruko yang hendak memperpanjang sewa Rukonya dipersulit, lantaran tidak menuruti aturan maen si oknum pejabat tersebut.
Berikut diungkapkan oleh salah satu pemilik kios/ruko yang tempatnya bersebelahan atau sebelah barat dari Al-Maarif, bahwa dirinya tidak boleh memperpanjang kios/ruko miliknya, karena pihak dibilang suka bikin ribet dan tidak mau diatur. Bahkan, dirinya mengatakan, bahwa di sebelah kios/ruko miliknya bersebelahan dengan kios/ruko milik salah satu anggota Dewan (DPR) Banyuwangi. “Dari jumlah sekitar 12 kios/ruko tersebut, ada 3 kios milik anggota dewan (DPR) dan 3 kios milik anak pak Wabup,” ungkapnya.
Al-Ma’arif mengatakan, “Saya justru mendengar juga ada kios/ruko akan ditutup, tapi nyatanya tidak ada yang ditutup, dan dirinya juga sempat mendengar ada salah satu kios/ruko mau disewakan ke Indomaret. Info ini saya dengar dari pihak KPA,” ungkap Al-Ma’arif.
Namun, hal itu dibantah oleh Kasi Dispora Banyuwangi, Husaini saat di konfirmasi diruang kerjanya, “kabar terkait pembayaran sewa masuk ke kantong salah satu pejabat daerah itu tidak benar. Untuk para pelaku bisnis atau pihak penyewa langsung membayar sewa kios atau ruko lewat pengeriman rekening kas daerah dan otomatis sudah masuk ke laporan Dispenda Banyuwangi.” Kilahnya.
Disisi lain, Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Pelaporan Pendapatan Dispenda Banyuwangi, Edy Basuki, S.E. lewat whatsapp (WA) telephone cellularnya  mengatakan, “kios/ruko yang ada di Stadion Diponegoro Banyuwangi itu sudah sepenuhnya wewenang atau tanggungjawab Dispora Banyuwangi.” Singkatnya.
Menanggapi hal tersebut, mana yang benar?/ Sepertinya ini ibarat bola dalam permainan tenis meja, yang dipimpong sana pimpong sini.

(Yudha/Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *