Diduga Perumahan City View Padalarang Langgar AMDAL Pejabat Terkait Tutup Mata

oleh
Diduga Perumahan City View Padalarang Langgar AMDAL Pejabat Terkait Tutup Mata

Diduga Perumahan City View Padalarang Langgar AMDAL Pejabat Terkait Tutup Mata

PADALARANG-KBB, (PERAK).- Melakukan protes, sudah yang kesekian kalinya telah dilakukan oleh Masyarakat Kampung Babakan Loa, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan para ketua Rukun Warga (RW) setempat bersama LSM Forum Masyarakat Peduli (FMP) Cabang KBB.

Selain itu mereka pun telah melakukan pengaduan kepada pihak aparatur pemerintahan setempat, terkait dugaan adanya pelanggaran Analisis Mengenai Dampak Lingkunga (AMDAL) pembangunan Perumahan Padalarang City View. Namun, hingga saat ini, apa yang dituntut masyarakat, yaitu agar pihak perumahan segera membuat saluran air atau drainase belum kunjung dipenuhi.

Menyikapi masalah ini, kepada mereka, Kepala Bidang Pengaduan, A Haris K mengatakan, “Kita akan segera melakukan koordinasi dengan beberapa SKPD, iya itu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (DPMPT), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satpol PP dan Dishub KBB,” katanya saat didatangi dikantornya belum lama ini.

Sementara itu, Kasi Pengaduan, Andi Hidayat meminta ma’af dan waktu menangani masalah tersebut, kepada para masyarakat, para ketua RW setempat dan FMP Cabang KBB, “Saya minta waktu untuk berunding dan minta maaf apabila kami tidak datang cross chek kelapangan, sesuai dengan rencana yang telah disepakati saat rapat di Kantor Kecamatan Padalarang pada Hari Jum’at (11/12/2017) lalu, karena ada beberapa pejabat yang keluar kota untuk keperluan kedinasan,” dalihnya.

Ditempat berbeda, Camat Padalarang, Usep menerangkan, “Kemarin pihak perumahan, Enci datang ke kecamatan, memaksa sampai menangis-nangis untuk memberikan rekomendasi terkait perumahan tersebut, tapi saya tolak, karena saya tidak mau diserang oleh masyrakat. Saya akan rekomendasikan apabila urasan sama masyarakat beres,” tegasnya.

Seperti telah diberitakan Perak diedisi sebelumnya, bahwa pihak Pemerintah Desa Padalarang dibantu pihak Pemerintah Kecamatan Padalarang mungundang para RW/RT dan Tokoh Masyarakat serta pihak perumahan di Kantor Desa Padalarang, Rabu (22/11/2017), sekitar Pukul 10.00 WIB lalu, untuk mengadakan rapat dengan para RW/RT dan tokoh masyarakat, meminta agar pihak perumahan memperhatikan analisis mengenai dampak lingkungan.

Merealisasikan pembangunan drainase/ saluran air dan meminta untuk sementara pembangunan diberhentikan, karna takut berdampak negatif terhadap lingkungan, terutama banjir.

Sayang, musyawarah tersebut terkesan tidak mendapat dukungan serius baik dari kepala desa setempat maupun camatnya. Hingga rapat selesai sekira pukul 12.00 WIB tidak ada kesepakatan apapun, karna semua yang hadir hanya perwakilan, dari pihak pemerintah, juga pihak perumahan.

Perwakilan Perumahan Padalarang City View, Hari mengatakan, “Satahu saya, kita sudah mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sudah memberikan konvensasi, makanya saya bingung kenapa bisa jadi rame lagi, saya juga orang baru disini, jadi tidak terlalu paham dan akan saya sampaikan semua aspirasi masyarakat kepada pimpinan saya,” ungkapnya.

Dalam musyawarah itu, dihadiri perwakilan dari kecamatan, Hendi Darmana, S.I.P,. M.Si., Babinsa, Bimas, RT/RW, serta para tokoh masyarakat, Sekdes Padalarang, Lalan Purnama dan perwakilan dari pihak perumahan, Hari.

Lebih ngerinya lagi, di beberapa titik RW 25, 20, 06 dan 07 desa setempat telah kerap terjadi bencana banjir akibat dampak dari pembangunan perumahan tersebut.

Menanggapi permasalahan itu, dalam hal ini dinas terkait dan kepala daerah setempat diduga terkesan tutup mata dan telinga, alias tidak mempedulikan nasib masyarakatnya yang ada dilingkongan Perumahan City View Padalarang. (Rushendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *