Cek Program Pelebaran Jalan Desa, Bupati Anas Minta Lelang Agar Dipercepat

oleh
Cek Program Pelebaran Jalan Desa, Bupati Anas Minta Lelang Agar Dipercepat

Cek Program Pelebaran Jalan Desa, Bupati Anas Minta Lelang Agar Dipercepat

BANYUWANGI-JATIM, (PERAK).- Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengecek sejumlah rencana pembangunan infrastruktur dasar di kabupaten tersebut. Anas mengunjungi Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Sejumlah ruas jalan poros desa, terutama yang akan dilakukan proyek pelebaran dan diaspal hotmix juga di tinjau.

“Jalan ini akan dilebarkan, cukup jauh jaraknya, 14,5 kilometer, mulai Jalan Stail, melewati jalan Sumber wadung hingga Jalan Sariman. Jalan poros desa ini dilebarkan karena jalur ini tergolong penting. Ada lima sekolah dan puskesmas di sepanjang jalan ini. Selain itu, jalan ini juga akses menuju Stasiun Setail,” ujarnya.

Masih menurut Anas, “Makanya jalur ini tergolong padat sehingga perlu dilebarkan. Selain dilebarkan, jalan ini juga akan dilakukan pekerjaan hotmix beton menyesuaikan kontur tanahnya yang gerak, makanya perlu dibeton. Kita ingin ini bisa cepat. Sudah saya minta Pak Muji (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Banyuwangi) agar lelang agak cepat, saya minta segera akhir Januari ini atau paling lambat awal Februari. Setelah itu pekerjaan sekitar 6 bulan dan pertengahan 2018 sudah bisa dinikmati warga,” papar Anas, didampingi jajaran Pemkab Banyuwangi dan para aparat desa.

Anas mengatakan, pada tahun ini pembangunan akan menyasar infrastruktur pedesaan, termasuk jalan pedesaan dengan kontur tanah bergerak, “Jalan pedesaan dengan kontur tanah bergerak akan dicor. Karena kalau tidak dicor, biaya perawatannya tinggi. Belum lagi banyak warga yang protes karena jalan baru dibangun, ternyata rusak lagi. Tahun ini sejumlah jembatan juga akan dilebarkan dari rata-rata empat meter menjadi enam meter. Saya lupa detilnya, kalau tidak salah ada delapan jembatan yang masuk perencanaan tahun ini. Ada juga jembatan yang sebelumnya hanya untuk roda dua, tahun ini kita perlebar sehingga mobil bisa masuk,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Penataan Ruang (CKPR), Mujiono menambahkan, bahwa tahun ini Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana Rp375 Miliar untuk sektor infrastruktur, mulai jalan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung pertanian, “Jembatan juga menjadi prioritas untuk membuka aksebilitas daerah,” singkatnya. (Leo/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *