Bupati Subang Resmikan Klinik Subur Jaya Salamjaya

oleh
Bupati Subang Resmikan Klinik Subur Jaya Salamjaya

PABUARAN-SUBANG, (PERAK).- Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih, S,E., meresmikan Bangunan Klinik Subur Jaya senilai Rp2 Milyar yang dibangun di atas tanah seluas 600 M dengan konstruksi bangunan setinggi 2 lantai, panjang 28 M, lebar 16 M dan merupakan milik pribadi dari seorang pengusaha bernama, H. Sadim yang merupakan warga Desa Salamjaya, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Minggu (07/01/2018).

Selain bertujuan untuk menunjukan ungkapan rasa syukur, karena anaknya telah lulus dari sekolah kedokteran, H. Sadim membangun klinik ini juga untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat sekitar dan agar anaknya yang sudah menjadi dokter bisa membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama masyarakat yang kurang mampu.

Menurut Sadim, “Dibangunnya Klinik Subur Jaya ini guna ungkapan rasa syukur saya sekaligus merayakan kelulusan anak pertama saya yang baru lulus menjadi dokter, agar anak saya nantinya bisa membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama masyarakat yang kurang mampu,” tuturnya.

Masih menurut Sadim, “Saya bangun klinik ini untuk mempermudah masyarakat saat akan memeriksakan kesehatannya tidak terlalu jauh, dikarenakan Desa Salamjaya ini merupakan daerah perkampungan dan jauh ke tempat-tempat pelayanan. Selain itu di klinik ini rencananya akan mempekerjakan tenaga bantuan, yaitu 3 orang dokter umum dan spesialis, 1 orang bidan, 3 orang perawat, 1 orang apoteker dan mereka akan bertugas selama 24 jam untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih, S.E., mengatakan, “Dengan hadirnya klinik ditengah-tengah padat penduduk diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan terhadap warga, khususnya warga miskin. Selain itu klinik Subur Jaya ini bagian dari program sehat, rapi, bersih dan indah (SERASI), diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi warga yang hendak memeriksakan kesehatannya, jangan ada kesan tebang pilih kepada pasien, layani mereka dengan baik serta layanan kesehatan harus ditunjang dengan fasilitas lainnya, seperti kendaraan ambulance, sedikitnya 2 unit kendaraan yang dapat membawa pasien,” imbaunya. (Rohman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *