Parkir RSUD Blambangan Kurang Luas

oleh


BANYUWANGI-JATIM, (PERAKNEW).- Perkembangan pembangunan RSUD Blambangan rupanya belum menyentuh ke aspek penyediaan lahan parkir yang memadai. Lahan pakir kendaraan yang tersedia pun dirasakan belum mampu menampung gelombang kendaraan yang silih berganti masuk ke rumah sakit milik pemerintah daerah ini. Imbasnya, kendaraan pengunjung rumah sakit ini pun meluber hingga ke bahu jalan utama Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi.

Sebetulnya, rumah sakit sudah menyediakan lahan parkir untuk roda dua dan empat. Namun tingkat kunjungan yang cukup tinggi membuat areal parkir di halaman rumah sakit pun tidak mampu menampung. Seperti kendaraan roda empat misalnya, hampir setiap hari areal parkir dalam rumah sakit selalu penuh sesak dengan kendaraan.

Mobil pasien dan mobil pegawai pun memenuhi sudut parkir rumah sakit. Saking penuhnya, bahkan sampai berdempetan dengan lokasi parkir ambulans rumah sakit. Tidak hanya roda empat, jenis sepeda motor juga tidak kalah padat. Setiap harinya kendaraan roda dua keluar masuk rumah sakit setiap harinya. Parkiran yang ada pun cukup minimalis dan dirasa sangat jauh dari lokasi kamar jengukan.

“Parkirnya jauh. Kalau jalan ke ruangan ya lumayan,” beber Sutan, salah satu pengunjung rumah sakit.

Membeludaknya pengunjung ini membuat areal parkir kendaraan khusus sepeda motor ini penuh. Imbasnya, pengunjung harus memarkir kendaraannya di luar areal rumah sakit. Pemandangan ini menjadi hal lumrah di bagian depan rumah sakit.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur RSUD Blambangan Taufik Hidayat sudah mengetahui kondisi tersebut. Sejauh ini pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan pemkab. Salah satunya untuk menyediakan lahan parkir terpadu yang bisa digunakan untuk memarkir kendaraan pasien rumah sakit.

“Sudah kita ajukan ke pemda untuk pembangunan lahan parkir terpadu, lokasinya sudah ada tinggal komunikasi ke Pemerintah Daerah,” katanya. Robby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *