Suplay Air Macet, Warga BTN Purwadadi Keluhkan Pelayanan PDAM Subang

oleh -25 views

PURWADADI-SUBANG, (PERAKNEW).- Layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rangga Subang dikeluhkan warga. Pasalnya, suplai air ke pelanggan sering macet. Bahkan dalam beberapa hari terakhir ini air tidak mengalir, kalaupun mengalir sangat kecil.

Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Rangga di BTN Purwadadi Indah, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kab. Subang, Iin mengatakan, beberapa hari terakhir air PDAM di rumahnya tidak mengalir. Akibatnya, aktivitas di rumah, seperti mandi, mencuci, hingga kebutuhan lainnya, tidak berjalan lancar, “Pernah tiga hari airnya tidak mengalir. Padahal, tiap bulan petugas rutin nagih dan pelanggan tidak boleh telat,kalaupun telat bayar dari tanggal yang ditentukan pelanggan kena denda,” ujarnya, Rabu (13/11/2019).

Iin berharap, PDAM Tirta Rangga yang merupakan perusahaan milik BUMD Kab. Subang ini meningkatkan pelayanan. Kalaupun ada sistem buka tutup maupun perbaikan jaringan PDAM, setidaknya dikabarkan kepada pelanggan. Dengan begitu, tidak membuat warga bingung, “Misalnya untuk wilayah BTN Purwadadi tidak mengalir dua hari, sebab sedang ada perbaikan, itu sebaiknya disampaikan, agar warga tidak kebingungan,” tuturnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, petugas PDAM, Dadang mengungkapkan, sedang ada perbaikan. Pihak PDAM masih mencari tau kemana larinya air dari PDAM yang dialirkan ke BTN, “Soalnya kemarin-kemarin kita sempat dihidupkan 24 jam nonstop. Akan tetapi masih banyak warga BTN Purwadadi yang tidak kebagian air. Kami minta maaf dan mohon bersabar, sekarang pun kita lagi nunggu tim teknis,” ungkap Dadang kepada Perak, Rabu (13/11/2019).

Perlu diketahui, selama ini air dari PDAM yang mengalir ke BTN Purwadadi, hanya mengalir sampai jam tujuh malam. Padahal Sebetulnya mayoritas keinginan warga BTN air dari PDAM yang mengalir ke BTN Purwadadi Indah itu nonstop. (Hamid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *