oleh

Pj Gubernur Jabar Bersama Rombongan Hadiri Penenaman Mangrove di Pondok Bali

PERAKNEW.com – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin menghadiri acara Hari Penanaman Pohon Indonesia dalam rangka Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Tingkat Provinsi Jawa Barat bertajuk Sehatkan DAS, Sejahterakan Masyarakat, di Pantai Wisata Pondok Bali, Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, pada Hari Senin, 27 November 2023.

Nampak PJ Gubernur Jabar hadir bersama rombongan, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jabar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jabar dan kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar tersebut disambut hangat oleh Bupati Subang, H Ruhimat.

Dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Jimat itu mengajak semua yang hadir untuk selalu gotong royong di berbagai kegiatan, karena dengan gotong royong hal yang sulit akan mudah dilakukan.

Baca Juga : Antusias Warga Desa Dukuh Mengikuti Acara Ruwat Bumi Perdana

Dia juga mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar yang sudah berkenan melaksanakan kegiatan penanaman pohon Mangrove di wilayah Subang.

Sama halnya dengan Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengapresiasi atas kegiatan penanaman pohon mangrove tersebut, “Dengan 270.000 Mangrove ini, bukan tugas ringan, artinya kita harus juga mengawasi agar tumbuh dengan baik, saya berharap dimana program penanaman pohon di daerah sungai ini dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan,” tuturnya.

Pj Gubernur Jabar Bersama Rombongan Hadiri Penenaman Mangrove di Pondok Bali1

Apresiasi PJ Gubernur Jabar juga disampaikan untuk Paguyuban Emak-emak Rempong Kecamatan Legonkulon yang telah giat peduli Kebersihan Lingkungan, karena Pemerintah Kabupaten Subang terbantu adanya Paguyuban Emak-emak Rempong ini, dimana paguyuban tersebut merupakan wadah masyarakat yang peduli terhadap masalah sampah, namun disisi lain masih ada PR terkait dengan pemusnahan sampah, karena hanya sebatas mengumpulkan sampah saja tidak sampai pemusnahan.

Baca Juga : Peringati HUT PGRI & HGN Nasional, PGRI Pameungpeuk Gelar Jalan Santai & Gebyar Senam Sehat

Lanjut Pj Gubernur Jabar, “Padahal ada solusi yang membantu pemerintah daerah, jika pemerintah daerah benar-benar memperhatikan karya-karya yang dimunculkan oleh putra daerah, diantaranya adalah yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah Legonkulon yang di wadahi oleh Paguyuban Bank Sampah Terapung (BAHTERA) dibawah naungan Forum Masyarakat Peduli Jawa Barat (FMP Jabar), dimana mereka merupakan masyarakat yang peduli terhadap masalah sampah hingga pemusnahannya, artinya kalau ini dikolaborasikan antara Paguyuban Emak-emak Rempong dengan Paguyuban Bank Sampah Terapung (BAHTERA) masalah sampah bisa teratasi, apa lagi ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Subang untuk bisa ekspensi keluar wilayah Legonkulon ini, warga sangat membantu pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar, Dodit Ardian Pancapana menjelaskan, bahwa di tahun 2019 yang lalu tambak seluas 300 hektar di wilayah tersebut sudah berubah menjadi lautan, “Jawa Barat hari ini bisa kita sebutkan ada sekitar 829 hektar lahan kritis,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut ditandai juga dengan penyerahan bibit tanaman kepada penyuluh kehutanan, penyerahan sertifikat simetri bibit, penyerahan bibit bandeng dan penyerahan sertifikat kampung iklim yang diserahkan oleh Pj Gubernur Jabar dan didampingi oleh Bupati Subang.

Baca Juga : Koramil Binong Gelar Aksi Sosial Rutin Jum’at Berkah Bagikan Nasi Kotak

Agenda dilanjutkan penanaman pohon oleh Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin yang didampingi oleh Bupati Subang, H Ruhimat beserta jajaran dan menyaksikan demo penanaman menggunakan drone. (Tarya Suryana)

Berita Lainnya