oleh

Pemda Subang Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu Ratusan Pasutri

SUBANG, (PERAKNEW).- Sebanyak 140 pasangan suami istri yang belum memiliki kutipan akta nikah (Buku Nikah) di Kabupaten Subang telah dilaksanakan sidang isbath nikah serentak di tiga tempat. Sidang Isbath nikah tahun 2018 terpadu kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) Subang dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Subang, Pengadilan Agama (PA) Subang kelas I-A dan Kementrian Agama (Kemenag) Subang. Pelaksanaan sidang isbath nikah dihadiri oleh Plt. Bupati Subang, H. Ating Rusnatim, S.E., Jum’at (30/11/18).

Kepala Disdukcapil Subang, H. Dadang Kurnianudin, S.I.P., menyampaikan, bahwa kegiatan sidang isbath nikah terpadu ini merupakan atas usulan musrembang tahun 2017 di seluruh desa di Kabupaten Subang yang di fasilitasi oleh pemerintah. Kegiatan ini merupakan tahap yang ke dua. Pada hari ini diadakan sidang isbath di tiga lokasi, diantaranya di Desa Tambakmekar sebanyak 80 pasang, di Kantor Kecamatan Kalijati sebanyak 30 pasang dan di Kantor Desa Gambarsari sebanyak 30 pasang.

Setelah kegiatan sidang isbath ini dilaksanakan sehingga diharapkan hukum pernikahannya sah mendapatkan buku nikah, diakui agama dan negara.

Plt. Bupati Subang dalam sambutannya menyampaikan, “Ada 3 status hukum dalam pembuatan akta kelahiran, diantaranya anak yang lahir dari perkawinan pasangan suami istri yang syah, anak lahir dari seorang ibu, anak yang tidak diketahui asal usulnya melalui berita acara pemeriksaan dan kepolisian,” ujarnya.

Ia berpesan kepada Kepala OPD pimpinan organisasi kemasyarakatan keagamaan, kepemudaan dan pimpinan media cetak dapat mensosialisasikan kepada masyarakat agar melengkapi kepemilikan dokumen kependudukan diantaranya KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Akta nikah dan diharapakn untuk dapat meningkatkan kinerja pelayanan sesuai dengan visi dinas, yaitu terwujudnya pelayanan administrasi  kependudukan yang akurat, pasti dan bertanggung jawab tahun 2018.

Putusan pengadilan agama tentang isbath nikah ini merupakan bagian dari dasar pembuatan akta kelahiran bagi anak-anak dan lebih jauhnya lagi dalam rangka meningkatkan cakupan kepemilikan akta standar pelayanan di bidang administrasi kependudukan.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri juga oleh Kepala Disdukcapil Kab. Subang, Kepala Kemenag Subang/yang mewakili, Hakim Panitera tim isbath nikah, para Kepala Desa/yang mewakili, seluruh peserta isbath nikah terpadu beserta para saksi nikah. (Hum/Protokol)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya