Pembangunan Underpass Gatot Subroto Dimulai, Dishub Cimahi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

CIMAHI1,830 views

PERAKNEW.com – Proyek pembangunan Underpass Gatot Subroto dipastikan akan dimulai pada Agustus 2026 ini. Masyarakat diimbau bersiap menghadapi rekayasa arus lalu lintas dan dampak pembangunan tersebut. Rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir kemacetan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang mengatakan, rekayasa lalu lintas sudah disiapkan tinggal pelaksanaannya saja, “Untuk rekayasa lalu lintas saat pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto sudah disiapkan dan dimatangkan. Tinggal pelaksanaan saja,” ujarnya, Senin (3/8/2026)

Rute Jalur alternatif kendaraan seperti truk dan bus diarahkan ke Jalan Mahar Martanegara dari dan menuju Gerbang Tol Baros atau bisa langsung melalui Gerbang Tol Pasirkoja. Kendaraan kecil dari arah utara ke selatan yang biasa lewat Jalan Gatot Subroto akan diarahkan menuju Jalan Pasir Kumeli, “Untuk kendaraan kecil yang biasa lewat Jalan Gatot Subroto disiapkan lewat Pasir Kumeli. Akan dipastikan dulu apakah kontraktor akan menyiapkan jalan sementara atau tidak,” katanya.

Kendaraan dari arah barat seperti Padalarang dan sekitarnya akan diarahkan via Jalan Usman Dhomiri via Pondok Dustira dan tembus ke Jalan Terusan Sudirman menuju Tol Baros atau wilayah Cimahi Selatan. Sedangkan dari arah Baros, Leuwigajah dan sekitarnya yang ingin menuju pusat Kota Cimahi hingga Cisarua – Lembang dapat melintasi Jalan Dustira – Underpass Sriwijaya.

Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas akibat terdampak proyek Underpass Gatot Subroto itu, personel gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Cimahi bersama TNI dan Polri akan disiagakan. Termasuk kelengkapan rambu-rambu lalu lintas dan sebagainya. Demografi

Pihaknya memetakan potensi titik kepadatan imbas dari pengalihan arus lalu lintas, di antaranya, Jalan Pasir Kumeli mengarah Pusdikpom dan keluar di Baros serta Jalan KH. Usman Dhomiri, “Kami menyiapkan personel untuk berjaga dan melakukan pengaturan arus lalu lintas,” ucapnya.

Harapan Pemkot Sementara itu, Walikota Cimahi, Ngatiyana menyatakan proyek jalan bawah tanah terbaru ini dibangun dengan tujuan memperlancar mobilitas dan meningkatkan kualitas fasilitas publik di Kota Militer, “Kami mengajak seluruh pengguna jalan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, menyesuaikan waktu serta rute perjalanan, dan mendukung pelaksanaan pembangunan ini,” pungkasnya. (Harold)