oleh

Pelayanan PDAM Tirta Dharma Ayu Tidak Maksimal

INDRAMAYU, (PERAKNEW).- Sudah beberapa bulan terakhir masyarakat Anjatan merasakan pelayanan PDAM Tirta Dharma Ayu kurang baik, pasalnya air yang keluar debitnya kecil, keruh dan bahkan sama sekali gak keluar.

Rotipah(45) pedagang kecil (UKM) warga dusun bunut kidul Rt 09/03, desa Wanguk kecamatan Anjatan kabupaten Indramayu kepada perak menuturkan “banyu keluare kaya uyuh curut((bahasa indramayu) air keluarnya seperti air kencing tikus), terkadang keruh seperti campur tanah, bahkan terkadang gak keluar sama sekali, sayakan dagang air jadi kebutuhan pokok..! keluhnya kepada Perak.

Bahkan dalam investigasi Perak di hari minggu dan senin(8-9-10/12) air tidak keluar sama sekali baru sekitar jam 22.30 baru keluar kecil volumenya. ketika Perak melakukan konfirmasi ke pihak PDAM Tirta Dharma Ayu kabupaten Indramayu via phone mereka tidak mengetahui kenapa 3 hari itu PDAM unit Anjatan tidak mengeluarkan air ke konsumen…

Padahal disisi lain pihak PDAM ketika msyarakat telat membayar ada sanksi yang harus di rasakan mereka bahkan terkadang dilakukan pemutusan. Namun apa yang terjadi ketika masyarakat dirugikan adakah kompensasi yang diterima atas kerugian mereka, Masyarakat Anjatan hari ini menuntut keadilan kepada pihak PDAM, dan mereka berharap kejadian kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan pihak PDAM terus melakukan perbaikan pelayanan.

Senin(16/12) pihak PDAM Tirta Dharma Ayu menjelaskaan kepada Perak “Pipa induk di sukatani Anjatan jebol kejadiannya malam minggu 8 Desember 2019 jam 02.00, maka itulah yang menyebabkan PDAM Thirta Dharama Ayu Unit Anjatan menghentikan aliran air selama 1 hari selesai perbaikan dilakukan siang harinya selesai jam 12an, dan pihak PDAM merasa kerugian yang besar karena kebocoran atas pipa jebol tersebut, tutur Rusjaya(staf PDAM Tirta Dharma Ayu).

Dia juga menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat di daerah Desa Wanguk kecamatan Anjatan kuarang yang sebelumnya konsumen didaerah itu 380 dan sisanya  sekarang yang masih bertahan  itu 60 konsumen Bahkan sekarang katanya pihak PDAM membuat terobosan lagi dengan nama program ASPIRASI, pemasangan PDAM gratis itu untuk masyarakat sekitar Anjatan. Namun untuk Desa Wanguk kuwunya menolak program tersebut jelas Rusjaya kepada Perak indramayu. (Deni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya