oleh

LIPI Subang Menjawab Kebutuhan UMKM Masyarakat

SUBANG, (PERAK).- Keberadaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kabupaten Subang kian dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sejak 14 Oktober 1986 silam, pusat pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas produk melalui penggunaan teknologi tepat guna. Bahkan melakukan pendampingan hingga pemasaran produk yang telah dibuat.

“Teknologi Tepat Guna merupakan teknologi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat khususnya pelaku usaha,” ungkap Kepala Pusat pengembangan (Pusbang) Teknologi Tepat Guna (TTG) LIPI Subang, Dr. Pramono Nugroho, M.Eng.Sc., didampingi Humas LIPI Pusat, Retno Darwanti kepada awak media,
disela acara Pekan TTG 2018 di Pusbang LIPI, Jln. Ks. Tubun Subang, Senin (12/11/2018).

Disebutkannya, kegiatan –kegiatan diseminari seperti pekan teknologi tepat guna ini, diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dalam meningkatkan nilai tumbuh komoditas para pelaku usaha baik skala mikro, kecil atau menengah.

“Melalui pengenalan dan pemanfaataan berbagai informasi berbagai jenis teknologi tepat guna ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan juga mendorong penguatan jejaring inovasi daerah untuk penguatan daya saing ekonomi nasional,” terangnya.

Mengambil tema pemanfaatan inovasi teknologi tepat guna untuk masyarakat, kegiatan yang menjadi agenda tahunan Pusbang teknologi tepat guna LIPI ini menjadi ajang mendekatkan kegiatan penelitian dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan menjadi lebih tahu dan dekat berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi tepat guna yang dilakukan oleh LIPI,” ujar Pramono

Dijelaskan pramono, pesan teknologi tepat guna akan menjadi ajang tukar pikiran antara para pemerhati, praktisi dan pelaku usaha, “Ajang ini diharapkan menjadi forum diskusi sebagai wadah untuk menyamakan presepsi dan kerjasama lebih lanjut,” jelasnya.

Perlu disampaikan juga lanjut dia, bahwa peran Pusbang TTG di Indonesia khususnya Subang tak perlu diragukan lagi. Banyak para pelaku UMKM di Subang yang telah menggunakan manfaat dari TTG LIPI.

Hingga menghantarkanya ke gerbang kesuksesan, seperti contoh salah satu pelaku UMKM di Subang yang maju adalah Sari Alam, yaitu Ade Patas yang berdomisili di Desa Tambakan, Kecamatan Jalancagak, Kab. Subang, sukses dengan beragam jenis olahan komoditas buah nanas.

“Jadi sesuai tugas kami di Pusbang TTG LIPI, tidak hanya mengenalkan teknologi kepada para pelaku UMKM , melainkan juga tepat guna yang artinya melakukan pendampingan kepada mereka mulai dari pengemasan hingga pemasaran,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, pesan TTG juga menjadi ajang eksebisi hasil pengembangan teknologi tepat guna LIPI, diantaranya diisi dengan berbagai kegiatan berupa demo teknologi tepat guna seperti asap cair pengolahan pangan, pembuatan banana flake dan biscuit dari tepung sorgum, serta pembuatan minuman berbahan baku nanas dan lidah buaya.

Selain itu, dibuka juga fasilitas klinik konsultasi TTG, bimbinga teknis untuk industry dan akademisi, serta temu bisnis. (Adih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya