Laporan Anggaran 6 Tahunan Desa Rajamandala Capai 11 Miliyar Lebih

oleh -2 views
Laporan Anggaran 6 Tahunan Desa Rajamandala Capai 11 Miliyar Lebih

TASIKMALAYA, (PERAKNEW).- Anggaran pembangunan dan pemberdayaan masyarakat selama 6 tahun dari tahun 2013 sampai dengan 2019 masa Kepemimpinan Sugianto, Kepela Desa Rajamandala, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, mencapai Rp11 Milyar lebih.

Dalam pelaksanaan Riksus, team Pemeritah Kec. Rajapolah melakukan pemeriksaan terutama bidang admistrasi yang di kelola oleh setiap perangkat desa, sesuai tufoksinya masing-masing.

Kepala Desa Rajamandala, Sugiato ditemui di rumahnya beberapa hari lalu mengatakan kepada Perak, bahwa team pemerintah kecamatan telah melaksanakan Pemeriksaan Khusus (Riksus) yang dipimpin langsung oleh Camat Rajapolah, Yana Heryana, S.E.,M.M., “Riksus adalah pemeriksaan khusus, 6 tahunan kepala desa menjelang akhir masa jabatannya dan khususnya di wilayah Kecamatan Rajapolah ada 3 desa, yaitu Desa Rajamandala, Tanjungpura dan Desa Manggungjaya,”  imbuhnya.

Kaur perencanaan, Rudi Kusnandi ditemui di kantornya, Selasa (05/03/2019) siang mengatakan, bahwa bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat mulai tahun 2013 sampai dengan 2019 yang merupakan penjabaran dari RPJMDes Desa Rajamandala, yaitu anggaran yang masuk rekening kas desa sebesar Rp7.136.627.741,- dan dana pembangunan yang tidak masuk rekening desa sebesar Rp4.657.304.000,- dengan jumlah sebesar Rp11.793.931741,-.

“Dana pembangunan yang tidak masuk rekening desa merupakan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan langsung oleh dinas instansi baik tingkat kabupaten, provinsi maupaun pemerintah pusat (Dikerjakan oleh rekanan),” ungkapnya.

Capaian pembangunan dan pemberdayaan masyarakat terang Rudi, selama 6 tahun mencapai 80 persen, diantaranya anggaran yang masuk rekening kas desa, yaitu ADD sebesar Rp1.478.875.250,- Banprov Rp690.000.000,- APBD II (Sapras) Rp1.716.200.000,- PADes Rp471.215.066,- Dana Desa Rp2.635.446.268,- Bagi hasil pajak dan retribusi Rp30.041.316,- Perimbangan Rp44.451.000,- APBD II (Kadarkum) Rp8.500.000,- Penerimaan pembiayaan Rp51.898.801,- dan Bidang sosial (PNPM) Rp10.000.000,-.

Ia menjelaskan, “Pembangunan yang tidak masuk rekening desa (Dikerjakan oleh rekanan), diantaranya IPAL Komunal, Kp. Bojongkawung Rp330.800.000,- BSPS (Pembangunan RTLH) Rp495.000.000,- Rehab jaringan irigasi Popojok Rp187.948.000,- Rehab jaringan irigasi Cikapol Rp189.323.000,- Rehab jaringan irigasi Cisurian 3 Rp95.287.000,- Rehab jaringan irigasi Caringin Rp99.035.000,- Rehab jaringan irigasi Kalapa nunggal Rp194.166.000,- Rehab jaringan irigasi Cikondang 2 Rp335.500.000,- Rehab jaringan irigasi Bojong Rp287.995.000,- Rehab jaringan irigasi Cibeureum Rp292.371.000,-,” terang Rudi.

Lanjut dia, “Dan Rehab jaringan irigasi Cidahu Rp196.000.000,- Rehab jaringan irigasi Cisurian 1 Rp190.000.000,- Listrik pra keluarga sejahtera 1 Rp28.350.000,- Jides Karangiuh Rp35.000.000,- Jides Tonjong Rp35.000.000,- Listrik pra keluarga sejahtera 2 Rp73.500.000,- Listrik pra keluarga sejahtera Rp105.000.000,- Rabat beton pengaspalan ruas jalan Rp236.825.000,- Rehab jaringan irigasi Cisurian 1 Rp296.060.000,- Rehab jaringan irigasi Cikondang 1 Rp244.974.000,- Rehab jaringan irigasi TPT solokan Rp243.617.000,- Semi hot mix Kedusunan Paciwilan Rp224.577.000,- Rehab jaringan irigasi Sirah Cidahu Rp142.142.000,- dan Rehab jaringan irigasi Cisurian 2 Rp98.925.000,-,” paparnya.

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tambah Rudi, Program Keluarga Harapan (PKH) sebayak 296 KK, Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebayak 2628 jiwa, Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebayak 432 siswa, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebayak 345 jiwa, “Gedung olah raga 1, Pesantren 3, DKM 8, sarana pendidikan umum SD ada 2, guru Diniyah sebayak 36 orang dan lain-lainya,” tuturnya.

Adapaun nama para Pemerintah Desa Rajamandala priode 2013 – 2019 lanjut Rudi, “Dipimpin oleh Kepala desa Sugianto, Sekretaris Desa, Endang Saepudin, Kaur TU dan umum, Sopian, Kaur keuangan, Anjar Wahyudi, Kasi Pemerintahan, Cucu Suhaeti, Kasi kesejahteraan, Ahmad Hanafiah, Kasi pelayanan, Hidayat, Oprator, Sodik, Kepala wilayah, Agus Tarmudi, Imas Rorohasanah dan Denden Setiawan,” pungkasnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *