BANYUWANGI-JATIM, (PERAKNEW).- Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, S.E., bersama anggotanya turun ke lokasi bencana banjir bandang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Prov Jatim) dan memberikan bantuan berupa sembako kepada korban banjir bandang tersebut, di Posko penanggulangan bencana setempat, belum lama ini.
Dengan Kepala Desa Alasmalang, H. Surigo dan Camat Singojuruh, Mohammad Lutfi, S.Sos., M.Si., Cahyana berdialog membahas penanganan bencana tersebut.

Dalam pertemuan itu, H. Surigo menyampaikan informasi situasi dan kondisi penanganan bencana dan evakuasi para korban bencana kepada Cahyana Negara dan selanjutnya lebih di perjelas oleh Camat Singojuruh, Mohammad Lutfi, S.Sos., M.Si., yang saat itu hadir mendampingi Surigo di ruang kerjanya, Senin (25/6/18).
“Untuk kegiatan hari ini, kami konsentrasi pada kondisi kritis tentang kebutuhan susu formula, perawatan kesehatan, anak sekolah dan lansia. Alhamdulillah dengan banyaknya bantuan dari semua pihak termasuk relawan, semua bisa terkendali dengan baik. Hanya ada satu permintaan masyarakat yang bersifat mendesak dan darurat, yaitu agar jembatan segera dilakukan pembongkaran, karena dikhawatirkan hal buruk oleh warga sepanjang hari dan sepanjang malam pak,” jelas Lutfi kepada I Made Cahyana Negara.
Sementara, permintaannya itu direspon baik oleh Cahyana, “Yang pertama saya selaku Ketua DPRD mengucapkan turut prihatin yang mendalam atas kejadian bencana ini, untuk yang kedua kami terima kasih banyak atas laporannya atau masukan apa yang menjadi permintaan warga yang sudah pak camat sampaikan dan akan kami respon untuk dilakukan dengan bersurat kepada pemerintah daerah, agar segera dilakukan tindakan terhadap jembatan yang jadi permintaan warga,” ujarnya berjanji.
Masih menurut Cahyana, “Setelah saya mendapat informasi dari Camat Singojuruh tadi, yang jelas saya sebagai wakil dari masyarakat merespon positif dengan kejadian ini. Hari ini juga akan segera bersurat ke bupati agar segera dilakukan pembongkaran jembatan yang jadi sumber kekhawatiran warga. Karena, bencana alam datangnya bisa saja secara tiba-tiba. Kalau datangnya pada siang hari, mungkin warga masih belum tidur, bisa siap-siap menyelamatkan diri, tapi kalau datangnya malam hari, warga pada tidur, bisa terjadi korban jiwa,” ungkapnya saat diwawancarai Perak, usai berdialog di dalam Kantor Desa Alasmalang.
Selanjutnya, Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana masih bersama anggotanya menuju lokasi bencana dekat disekitar jembatan Garit. Sambil menyapa warga korban bencana, Cahyana menuju ke Posko Relawan PCNU untuk menemui Ketua PCNU, Gus Ali Maki yang selalu standby di Poskonya itu, serta dengan Kadis PU Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi, Mujiono untuk melakukan musyawarah terkait jembatan yang dikhawatirkan warga setempat. (Adv/Leo)







