Kegiatan Pembangunan Balai Desa Dan Jembatan Desa TRIMULYO Bejalan Maksimal

oleh
Kegiatan Pembangunan Balai Desa Dan Jembatan Desa TRIMULYO Bejalan Maksimal

LAMPUNG TIMUR, (PERAKNEW).- Penyelenggaraan kucuran dana desa yang dikucurkan langsung oleh pemerintah pusat melalui anggaran APBN P 2018 sudah mulai dirasakan oleh pihak pemerintah desa yang ada diseluruh Indonesia,terutama didesa Trimulyo kecamatan Sekampung kabupaten Lamtim.
Pekerjaan Untuk kegiatan pembangunan didesa Trimulyo pihak desa melalui kades beserta perangkat desa dan panitia pelaksana telah terlebih dahulu melalukan musyawarah bersama masyarakat desa Trimulyo itu sendiri,sedangkan untuk kegiatan itu diawali dengan persiapan lokasi dan tempat pembangunan yang akan dibangun menggunakan anggaran Dana Desa dari APBN P tahun 2018.

Sedangkan mengenai pembangunan didesa Trimulyo kades bersama panitia pelaksana sangat mengutamakan tranparansi dalam mengelola anggaran dan mengajak masyarakat untuk mendukung serta mensuskseskan pembangunan infrasetruktur yang ada disetiap dusun Trimulyo.

Kemudian Kepala desa Trimulyo Alin Setiawan mengutarakan pembangunan yang ada disetiap dusun dapat bermanfaat bagi masyarakat desa sendiri ataupun khalayak umum,” ujarnya.
Untuk program dana desa Trimulyo Alin Setiawan juga menuturkan,pembangunan akan diusahakan semaksimal mungkin dan merata disetiap dusunnya yang membutuhkan,seperti WC 77 Unit,Jembatan 4X6,TPT 175meter,Bumdes dan pembukaan Badan Jalan 300m beserta Balai Desa.

Alin Setiawan selaku kepala desa juga menyatakan pekerjaan pembangunan infrasetruktur akan dilimpahkan keseluruh panitia pelaksana yang telah dibentuk sebelumnya untuk ketua team pelaksana (TPK) sementara program pemerintah seperti saat ini sangatlah membantu untuk meningkatkan infrasetruktur disetiap desa desa didaerah masing masing seperti didesa Trimulyo ini.

Alin Setiawan menambahkan,” kami juga mengharapkan agar program program swakelola seperti ini dapat terus ditingkatkan dan terealisasi dengan baik oleh pemerintah pusat kepihak pemerintah desa agar kebutuhan infrasetruktur desa bisa terealisasi dengan baik. (Wanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *