Galian Tanah Merah PT Grafindo Ancam Sawah Petani Gagal Panen

oleh -134 views

PURWADADI-SUBANG, (PERAKNEW).- Warga Dusun Kadalangan, Desa Koranji, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang mengeluh dengan adanya galian tanah merah yang berlokasi di kampungnya itu, Senin (15/07/2019).

Keresahan warga dipicu karena sawah mereka terancam gagal panen akibat taburan debu jalan yang dilintasi puluhan kendaraan container index 24 kubik yang berlalu lalang setiap hari mengangkut tanah merah galian tersebut, hingga mengotori dan mencemari tanaman padi milik warga dimaksud.

Hal ini diungkapkan Armi (Warga Kadalangan) kepada Perak, saat berbincang dilokasi sawah miliknya, yang lokasi di pinggir jalan perlintasan armada pengangkut tanah merah milik PT Grafindo tersebut, bahwa dampak debu tanah yang langsung kena tanaman, akan berpengaruh pada butir padi, hingga nantinya gabuk (kosong) saat dipanen, “Kami meminta kepada bapak-bapak tolong sampaikan keluhan ini kepada pengusaha yang punya galian,” ujarnya berkeluh kesah.

Ditempat terpisah, keluhan serupa juga tercurah dari petani yang lainnya, bernama Sawo. Menurutnya, keberadaan galian tanah itu, jelas berdampak pada hasil panen. Bahkan, untuk akses jalan mobil pengangkut tanah, pengusaha menutup saluran air, “Dampaknya kalau musim hujan air meluap, bahkan luapan air sampai ke Dusun Jambeanom, Desa Purwadadi Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kec. Purwadadi, Abad Badruzaman mengatakan, kalau keberadaan galian tanah merah milik PT Grafindo ini menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat. Semua stakeholder yang mempunyai kewenangan dan terkait dengan permasalahan ini, untuk duduk bersama, “Panggil pengusahanya, musyawarahkan, cari solusi yang terbaik dan tidak merugikan salah satu pihak,” tandasnya.

Abad menambahkan, persoalan ini harus secepatnya diselesaikan, “Kalau para stakeholder yang terkait dengan persoalan ini tidak cepat mengambil tindakan. Saya khawatir masyarakat akan bergerak dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. (Hamid)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *