PERAKNEW.com – Forum Masyarakat Peduli Jawa Barat (FMP Jabar) resmi melaporkan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Mitra Outsourcing PT Karya Alam Mandiri (KAM) ke Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang, Senin (13/04/2026).
Adapun poin yang dikeluhkan dalam laporan tersebut, adalah terkait aksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang dialami oleh enam orang tenaga pengamanan (Security) yang bertugas di area kantor legislatif DPRD tersebut.
Tidak hanya itu, FMP Jabar juga menyoroti besaran upah yang diterima para tenaga kerja security yang dinilai jauh di bawah standar Upah Minimum Kabupaten (UMK) Subang. Pasalnya, para pekerja hanya menerima upah sebesar Rp2,7 juta per bulan, sementara hak-hak pesangon bagi mereka yang sudah di-PHK hingga saat ini belum kunjung cair.
Ketua FMP Jabar, Abah Betmen menerangkan, bahwa dalam laporannya terdapat dua poin utama, yakni dugaan PHK sepihak dan pelanggaran standar upah, “Di dalam laporan kami jelas, pertama soal PHK sepihak dan yang kedua terkait dengan upah yang di bawah UMK. Sangat ironis ketika kita berbicara aturan regulasi, dimana gedung DPRD ini adalah tempat pencipta dan pembuat aturan, kalau di sini namanya Peraturan Daerah, kalau di Jakarta Undang-Undang. Nah, ini upahnya di bawah UMK, artinya ini melanggar Undang-Undang Tenaga Kerja, dimana UMK Subang sudah mencapai Rp3,5 juta sekian,” terang Abah Betmen.
Lebih jauh, Ketua Umum FMP Jabar menegaskan, bahwa nasib enam pekerja yang sudah di-PHK harus segera diselesaikan. Hingga saat ini, diketahui para korban belum menerima hak mereka berupa uang pesangon atau kompensasi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan, “Kami berharap kasus ini diselesaikan dengan tuntas. Siapapun yang terlibat di dalamnya, baik itu dari bagian kepegawaiannya atau dari mitranya, harus ditindak tegas. Di gedung ini DPRD Subang tidak ada lagi pelanggaran-pelanggaran. Apalagi gedung ini pembuat peraturan, tetapi kenapa ironinya melanggar aturan,” pungkasnya menegaskan. (Hen Gun)







