oleh

Diduga Pelaksanaan Program Kotaku Padalarang Rp1 Milyar Menyimpang

KBB, (PERAKNEW).- Pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun 2018 di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) turun sekitar Rp1,5 Milyar diduga menyimpang.

Pasalnya, dalam pelaksnaannya harus melibatkan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) sebagai kepemimpinan kolektif dari organisasi masyarakat. Penting  dalam rangka memperkuat kemampuan individu untuk dapat menghasilkan dan mengambil keputusan yang  adil dan bijaksana, terwujud  demokrasi dan transparansi.

Tapi sangat disayangkan, masih saja ada Ketua BKM yang kurang transparan terhadap masyarakat. Seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang Ketua KSM Rajawali II (Dua), RT/RW-06/03, Desa Padalarang, Edi mengatakan, “Saya mendapatkan proyek dari program Kotaku berupa pembuatan sepiteng/IPAL dua item, dengan jumlah anggaran sebesar, Rp153 Juta. Namun saya hanya mendapat upah pegawai selama satu hari dan untuk pembelian matrial seperti pasir dan lain-lain, semua diatur oleh BKM, kalau kurang tinggal ngambil di toko matrial pak H. Jamhur, ini juga saya kebingungan untuk membayar pegawai, karena tidak ada anggaran, terpaksa memakai dana talang dulu,” ungkapnya mengeluh, belum lama ini.

Pernyataan Ketua KSM ini, namun bersebrangan dengan pengakuan Ketua BKM Kotaku Desa Padalarang, Deden saat dikonfirmasi Perak mengatakan, “Ketika turun anggaran langsung diserahkan kepada Ketua KSM, tugas saya hanya memantau pekerjaan dan memberika pencerahan dan teknis sesuai dengan aturan supaya pekerjaan bagus dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya. (Rushendi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya